berkenalan.com tempat membuat dan bertukar kartu nama online
dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala: kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala. Jenis penyakit ini termasuk dalam keluhan-keluhan penyakit yang sering diutarakan.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - 7 Efek Buruk Bila Kurang Tidur  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi obat Betadine Feminine 60 ml di facebook 30 detik lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

7 Efek Buruk Bila Kurang Tidur
Label: tidur, saraf, stres. Dibaca: 6858 kali. Facebook Share: 47.Twitter Share: 20. Rating: ♥

Kesibukan kerja dan aktivitas sosial lain saat ini begitu menyita waktu, sehingga banyak orang cenderung kekurangan tidur. Padahal, efek kurang tidur bukan sekadar akan membuat Anda mengantuk keesokan harinya, dan jadi kurang dapat berkonsentrasi saat bekerja.

Beberapa pakar saraf meyakini bahwa salah satu tujuan tidur adalah memberikan peluang pada otak untuk membangun dan menguatkan jaringan penghubung saraf. Orang yang biasa tidur cukup akan memelajari informasi baru dengan lebih cepat dan memiliki memori yang lebih tajam. Namun apa jadinya bila Anda selalu kekurangan tidur dari hari ke hari? Mari kita coba hitung satu per satu.

Kekurangan tidur akan memberikan efek jangka pendek maupun jangka panjang. Efek langsungnya, ketika Anda terjaga dalam keadaan kaget karena mendengar suara alarm, Anda akan cenderung menjalani hari dengan mood yang kurang baik (1). Seiring berjalannya hari, Anda akan merasa bingung dan mudah jenuh. Tidur dalam waktu yang singkat juga akan mengurangi kecepatan reaksi Anda (2), sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan mobil dan musibah lain.

Lalu apa efek jangka panjangnya? Jam tidur yang berkurang dan terjadi secara rutin akan mengacaukan fungsi tubuh Anda. Salah satu buktinya, penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur bisa menurunkan kadar hormon leptin (3), yang membantu mengontrol nafsu makan. Akibatnya, kalau Anda kurang tidur, ada kemungkinan Anda akan makan berlebihan.

Kekurangan tidur juga akan meningkatkan kadar hormon stres (4), yang akan memaksa tubuh mengirimkan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah. Tubuh juga akan menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Itu saja? Ternyata tidak. Penelitian lain menunjukkan bahwa kurang tidur akan menghentikan produksi senyawa kimia tertentu dalam sistem kekebalan tubuh (5), yang menjaga tubuh dari kuman. Kemudian, sebuah studi pada tahun 2009 juga mendapati bahwa orang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari akan meningkatkan peluang mengalami flu tiga kali lipat (6).

Berapa sebenarnya jam tidur Anda dalam sehari? Enam jam? Atau bahkan lima jam? Ternyata, menurut penelitian lain, ketika mengurangi jatah tidur dari delapan jam menjadi enam jam sehari, Anda akan menimbulkan kadar peradangan kronis (7). Kondisi ini meningkatkan risiko berbagai problem lain, termasuk serangan jantung, stroke, dan osteoporosis.

Kesimpulannya, meskipun Anda merasa cukup kuat menjalani aktivitas meskipun terbiasa tidur hanya lima jam sehari, pikirkan lagi efek jangka panjangnya. Cobalah untuk mengurangi rutinitas yang kurang penting menjelang tidur, seperti menonton TV, mengecek email, membaca buku, atau chatting di ponsel. Perlahan, tambah jam tidur Anda setengah jam setiap minggu sehingga mencukupi kuota tujuh atau delapan jam setiap malam. Para pakar mengatakan, satu tanda bahwa Anda sudah cukup tidur adalah jika Anda bisa bangun tepat waktu setiap hari tanpa bantuan alarm.

Label: tidur, saraf, stres. Dibaca: 6858 kali. Facebook Share: 47.Twitter Share: 20. Rating: ♥




Informasi Kesehatan Terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan


Tips Kesehatan
.Berat Badan Naik, padahal Sering Latihan? Jangan Khawatir!
.Yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Diet Detoks
.Banyak Orang Tak Sadar Dirinya Menderita Diabetes
Berita Keluarga
.Selain Telat Menstruasi, Ini 5 Sinyal Wanita Sedang Berbadan Dua
.Garam Tak Sebabkan Hipertensi?
.Profil Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek
Pola Hidup
.Radiasi Wi-Fi Bisa Mengganggu Kesehatan?
.Intip Perubahan Payudara Wanita Berdasarkan Fase Usia
.Apa yang Diinginkan Wanita? Uang, Seks, atau Teknologi
Anak dan Balita
.Awas, Minuman Energi Berbahaya bagi Anak
.Ini Tanda Orangtua Tak Dekat dengan Sang Buah Hati
.Studi: Antibiotik Berhubungan dengan Obesitas Anak
Berita Seks
.Si Kuning Pendongkrak Gairah Seks
.Jangan Keliru, Wanita Orgasme Berkat Rangsangan pada Klitoris
.Agar Tak Impotensi, Cukupi Vitamin D

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh