dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Influensa adalah satu jenis penyakit menular yang ditularkan dengan medium udara melalui bersin dari penderitanya. Gejalanya: demam mendadak, asma, pilek, sakit kerongkongan, batuk, sakit otot dan sakit kepala, bersin-bersin.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - 7 Penyebab Stres yang Tertinggi  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi Tanaman Pelawan Kanker Dari Kunyit Putih hingga Benalu di twitter 1 menit lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

7 Penyebab Stres yang Tertinggi
Label: stress, perceraian, kematian. Dibaca: 4067 kali. Facebook Share: 21.Twitter Share: 13. Rating: ♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

Dalam hidup pasti akan ada masalah yang akan dihadapi, yang tak jarang akan membuat seseorang tidak mampu mengatasinya. Kalau sudah begini, ia pasti akan menjadi stres. "Menurut penelitian, seseorang bisa menerima stres sampai pada ambang batas skor 200," tukas Rustika Thamrin, SpSi, CHt, CI, MTLT, psikolog dari Brawijaya Women and Children Hospital kepada Kompas Female, di Thamrine Nine, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Menurut standar Holmes-Rahe Stress Scale, ada beberapa masalah yang membuat seseorang menjadi terpuruk karena tingginya skor ambang batas stresnya. "Penyebab stres yang paling tinggi skornya adalah kematian pasangan," tambah Rustika.

Anda ingin tahu apa saja penyebab stres dan tingkat stresnya?

1. Kematian pasangan hidup
Kehilangan seseorang yang sangat disayangi dan dicintai seumur hidup memiliki skor 100. Jika tidak diatasi hal ini bisa menyebabkan seseorang menjadi stres, dan mungkin saja melampiaskannya dalam tindakan bunuh diri karena rasa kehilangan yang amat mendalam.

2. Perceraian
Perceraian menorehkan skor penyebab stres dalam angka 73. Berpisah dengan pasangan hidup dengan menyimpan masalah bisa membuat seseorang menjadi sedih, putus asa, bahkan menyimpan rasa dendam. Sekalipun perceraian dilakukan secara baik-baik, namun perceraian tetap akan menimbulkan trauma tersendiri bagi seseorang.

3. Jarak
Bagi pasangan yang menikah, harus hidup terpisah dengan keluarga juga menimbulkan tekanan tersendiri dalam hidup. Hal ini bisa menimbulkan skor stres sebanyak 65.

4. Masa tahanan
Menjalani hukuman dan harus dikurung dalam penjara membuat banyak orang menjadi stres, dimana tingkat tekanannya sebesar 63.

5. Kematian keluarga dekat
Kehilangan keluarga dekat akibat kematian membuat banyak orang terpukul dan merasa tidak bisa menerima perpisahan tersebut. Rasa sayang terhadap keluarga yang berpulang akan meninggalkan kenangan yang dalam sehingga perasaan akan mudah terluka. Hal ini berada di posisi lima dengan skala stres sebesar 63.

6. Sakit berat
Mengidap penyakit berat dan parah bisa membuat orang menjadi bertambah stres. Selain banyaknya pengobatan yang harus dijalankan (sehingga membutuhkan kesabaran dan kekuatan dalam menjalaninya), tidak adanya harapan yang kuat dari si penderita akan semakin membuat dirinya sendiri terpuruk dalam kesedihan. Tingkat stres pada tahap ini ada pada skala 53.

7. Pernikahan
Meski sebenarnya pernikahan adalah hal membahagiakan, namun tantangan untuk memulai kehidupan baru berdua juga akan menimbulkan tekanan tersendiri pada pasangan. Rasa kaget dan syok menghadapi kehidupan yang baru seringkali membuat serangan stres pada pengantin baru. Mereka tak siap menghadapi masa penyesuaian terhadap satu sama lain dalam waktu singkat. Pernikahan bisa membuat orabng menjadi stres dengan tingkat 50.

Selain ketujuh masalah tertinggi penyebab stres di atas, ada beberapa perubahan kehidupan lain yang juga menjadi penyebab stres, antara lain pensiun, kehamilan, masalah seksual, perubahan bisnis, sampai masalah keuangan keluarga.

Label: stress, perceraian, kematian. Dibaca: 4067 kali. Facebook Share: 21.Twitter Share: 13. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan


Tips Kesehatan
.Makanan Enak Ini Bantu Bikin Langsing
.Atasi Bau Kaki dengan 6 Cara Ini
.Tetap Sehat Berpuasa Selama Mudik
Berita Keluarga
.Mengenal Makanan Sehat yang Lagi Tren
.Bercinta Tiap Hari, Kunci Cepat Punya Anak?
.Mengapa Tulang Wanita Lebih Mudah Keropos?
Pola Hidup
.Agar Kulit Cantik, Hindari Makanan Ini
.Jika Keringat Berlebih Mengganggu Aktivitas
.Air Kelapa Bantu Atasi Disfungsi Ereksi?
Anak dan Balita
.Inilah Penyebab Anak Kurang Darah
.Mendeteksi Gangguan Tumbuh Kembang Lewat Bermain
.Makanan Pokok untuk Menyapih Anak Dua Tahun
Berita Seks
.Mengapa Hubungan Seksual Bikin Tubuh Sehat?
.Benarkah Tiram Tingkatkan Gairah Seksual?
.Inikah Kondom Masa Depan?

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh