ALLETROL compositum
1 37.857

ALLETROL compositum

Botol
PT Erela
Obat Mata
Beri rekomendasi

Indikasi:
Alletrol Compositum Tetes Mata baik untuk: - Peradangan pada mata yang disertai dengan infeksi bakteri. - Chronic anterior uveitis dan luka pada kornea yang disebabkan oleh bahan kimia, radiasi, iritasi termis dan penetrasi benda-benda asing. - Inflamasi okuler dari palpebral dan bulbar conjunctiva, cornea dan anterior segment.

Kontra Indikasi:

  • Epitheial herpes simplex keratitis (denditric keratitis), vaccina, varicella dan penyakit viral yang lain pada kornea dan konjungtiva.
  • Infeksi mycobacterial pada mata.
  • Penyakit jamur pada mata.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen dari ALLETROL COMPUSITUM Tetes Mata. (Hypersensitivitas terhadap komponen antibiotik lebih sering terjadi dibandingkan dengan komponen lain).

Komposisi:
Tiap ml Alletrol Compositum Tetes Mata mengandung:
- Dexamethasone Sodium Phasphate ......................... 1 mg
- Neomycin Sulphate setara dengan Neomycin base .......... 3.5 mg
- Polymixin B Sulphate .................................... 6000 UI

Cara Kerja Obat:
Alletrol Compositum Tetes Mata merupakan obat kombinasi steroid dan antiinfeksi.

Steroid:
Dexamethasone merupakan kartikosteroid sintetik yang berkhasiat sebagai antiinflamasi (anti radang) yang ditimbulkan oleh mikroorganisme, zat kimia, iritasi termis, trauma, maupun alergen. Peradangan dapat ditekan dengan cara menghambat kerja zat-zat seperti prostaglandin yang merupakan mediator inflamasi.

Antiinfeksi:

  • Neomycin Sulphate merupakan garam sulfat dari Streptomyces fradiae Waksman (Fam. Streptomycetacae), mempunyai potensi setara dengan tidak kurang dari 600 ug Neomycin base dihitung dari basa anhidrat.

  • Polymixin B Sulphate merupakan garam sulfat dari polymixin B1 dan B2 (yang diproduksi oleh biakan Bacillus polymixa (Prazmewski) Migula (Fam. Bacillaceae), mempunyai potensi setara dengan tidak kurang dari 6000 Polymixin B unit per miligram, dihitung dari basa anhidrat.

Neomycin Sulphate dan Polymixin B Sulphate secara bersama-sama aktif terhadap organisme patogen pada mata antara lain: Staphilococcus aureus, Eschericia coli, Haemophylus influenzae, Klebsiella/Enterobacter sp., Neisseria sp., dan Pseudomonas aeruginosa.
Kombinasi ini tidak poten melawan Pseudomonas aeruginosa, Serratia mercescens, Streptococci termasuk Sterptococcus pneumoniae.

Dosis dan Cara Pemakaian:
Cara pemakaian topikal, diteteskan pada mata.
Aturan pemakaian: Dosis awal 1 atau 2 tetes setiap jam pada siang hari dan tiap 2 jam pada malam hari. Jika telah memberikan respon yang baik, dosis dikurangi menjadi 1 tetes setiap 4 jam. Untuk mengontrol gejala, dosis dikurangi menjadi 1 tetes 3 atau 4 kali sehari.
Pada peresapan awal tidak boleh lebih dari 20 ml dan resep tidak boleh diulang tanpa evaluasi lebih jauh.

Peringatan dan Perhatian:
  • Penggunaan kartikostroid dalam jangka panjang dapat menyebabkan glaukoma, kerusakan saraf mata, mata kabur dan posterior sub capsular cataract.

  • Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang tidak peka termasuk fungi, perforasi, penipisan pada kornea dan sclera, tertutupnya infeksi akut purulent mata.

  • Penggunaan kombinasi steroid-antiinfeksi dapat menimbulkan masking effect yaitu keadaan dimana gejala kliniknya berkurang tetapi sebenarnya infeksi bertambah berat.

  • Bila obat digunakan selama 10 hari atau lebih, maka dianjurkan untuk memonitor tekanan intraokuler secara rutin.

  • Neomycin menyebabkan sensitisasi pada kulit (tetrutama terjadi skin rash.

  • Hati-hati pemakaian pada wanita hamil dan menyusui.

  • Bila terjadi iritasi atau sensitisasi hentikan pengobatan dan segera konsultasi ke dokter.

Efek Samping:
Efek samping kombinasi steroid-antiinfeksi dapat dsebabkan oleh komponen steroid (Dexamethasone), komponen antiinfeksi (Neomycin dan polymixin), maupun keduanya.
  • Komponen steroid mempunyai efek menaikkan tekanan intraokuler sehingga mungkin dapat menyebabkan glaukoma, kerusakan saraf mata, katarak dan menghambat penyembuhan luka.

  • Komponen antiinfeksi menyebabkan hipersensitivitas lokal.

  • Kombinasi steroid-antiinfeksi dapat menyebabkan infeksi sekunder oleh jamur maupun bakteri.


Cara Penyimpanan:
Disimpan dalam wadah yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Obat Terkait

1 Komentar

  1. alletrol Apr 3, 2013 11:11:54 oleh Wiwik Agustinawati di Yogya
    Bermanfaat: 10 / Tidak bermanfaat: 1

    Kelebihan: bagus

    Kekurangan: belum tahu

    apa obat ini bisa dipakai untuk tetes telinga?

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2015 DechaCare.com

Back to Top