dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Pirai atau gout adalah suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari artritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia). Peradangan sendi bersifat menahun dan setelah terjadinya serangan berulang, sendi bisa menjadi bengkok. Hampir 20% penderita pirai memiliki batu ginjal.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Batuk pada Anak, Kawan atau Lawan?  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi obat Bodrex Tablet di twitter 1 jam lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

Batuk pada Anak, Kawan atau Lawan?
Label: Batuk, Anak. Dibaca: 7005 kali. Facebook Share: 19.Twitter Share: 13. Rating: ♥

oleh: dr. H. A. Roni Naning, SpA(K), M.Kes

SALAH satu penyakit yang cukup sering dikeluhkan para ibu ketika membawa anaknya ke dokter atau ke poliklinik adalah batuk. Sebetulnya, batuk merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh yang penting, utamanya pada saluran napas. Timbulnya batuk adalah gerak refleks alami untuk melindungi tubuh sebagai usaha untuk membersihkan saluran napas dari material yang tidak diinginkan, baik bahan-bahan asing maupun hasil sekresi alami yang berlebihan pada saluran napas.

Saluran napas dilapisi sel-sel berbulu (silia) cukup efektif untuk mempertahankan agar saluran napas tetap bersih dengan menyapu lendir/dahak ke arah tenggorokan. Tetapi pada infeksi saluran napas , silia ini dapat rusak sehingga batuk yang efektif sangat penting. Walaupun merupakan refleks, batuk dapat juga disengaja atau ditahan. Pusat pengontrol batuk terletak pada sumsum tulang belakang yang berdekatan dengan pusat pernapasan.

Ada beberapa macam batuk, antara lain batuk akut (kurang dari 14 hari) dan batuk kronis (lebih dari 14 hari) yang cenderung berulang.

Penyebab:

a) Pencetus batuk bersifat mekanik (disebabkan asap, debu, partikel makanan, benda asing)

b) Kimia (terhirup gas, klorin)

c) Termal (suhu yang dingin atau panas)

d) Infeksi saluran napas (flu, radang tenggorokan, bronkitis, pneumonia, tuberkulosis/Tb),

e) Pertusis (batuk rejan), asma, alergi, adanya benda asing, tumor di saluran napas, gagal jantung.

f) Faktor psikis.

Kawan atau lawan?

Batuk bisa dikatakan kawan karena manfaatnya dalam mekanisme pertahanan tubuh. Batuk memberikan manfaat karena membersihkan saluran napas dan mengeluarkan benda asing yang tidak berguna di saluran napas. Pada anak dengan asma, alergi, di mana sering terdapat dahak yang kental, dapat menyumbat saluran napas, dengan adanya batuk, dahak tersebut dapat dikeluarkan dan melegakan napas.

Sebagai lawan, batuk dapat mengakibatkan penyakit bertambah parah, menimbulkan penyakit lain (komplikasi), dan batuk tidak kunjung sembuh-sembuh. Batuk yang tidak terkontrol juga dapat meyebabkan penyembuhan suatu penyakit terhambat. Bila sudah menjadi lawan, batuk harus dilawan. Obat-obat untuk melawan/menekan batuk (antitusif) dapat dipertimbangkan untuk digunakan. Walaupun obat antitusif dapat digunakan, tetapi belum ada kesepakatan bulat dari para ahli. Hal ini disebabkan juga karena belum cukup bukti kuat tentang manfaat dan keamanannya pada anak. Antibiotik hanya diberikan bila penyebab batuknya infeksi bakteri. Dua hal yang harus dipantau pada setiap anak dengan batuk adalah frekuensi napas dan lihat ada tidaknya tarikan dinding dada sebelah bawah. Bila ada frekuensi napas yang cepat atau adanya tarikan dinding dada, anak segera dibawa ke dokter/fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Walaupun batuk merupakan anugerah, tidak bijaksana bila kita menyepelehkan batuk pada anak, karena batuk juga sinyal yang menandakan ada sesuatu yang salah dalam tubuh anak. Akan tetapi, karena banyak sekali penyebab batuk pada anak, harus diusahakan untuk mengetahui jenis dan penyebabnya. Kemudian memberikan tindakan paling tepat dalam mengatasi penyebabnya, karena jenis dan penyebab batuk berbeda, sehingga penanganannya pun berbeda pula pada masing-masing anak.

Untuk batuk sebagai kawan, tentunya tidak perlu ditekan. Tidak perlu diserang/dimusuhi, melainkan harus dipelihara sehingga dapat membantu mengatasi masalah atau penyakit pada individu tersebut. Pada batuk yang berdahak, utamanya bila dahak bersifat kental, untuk dapat lebih mudah dikeluarkan melalui batuk, mungkin perlu dicairkan. Tindakan yang aman dan murah dengan banyak minum. Obat pengencer dahak dan ekspektorans bisa digunakan walaupun belum ada kesepakatan bulat para ahli, karena belum cukup bukti. Namun hindari penggunaannya pada anak usia di bawah 2 tahun. Kesalahan dalam memilih obat akan membuat batuk semakin parah atau bahkan memicu timbulnya penyakit lain.

* Anggota pengurus UKK Pulmonologi Anak IDAI, tinggal di Yogyakarta.

Label: Batuk, Anak. Dibaca: 7005 kali. Facebook Share: 19.Twitter Share: 13. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan


Tips Kesehatan
.Jangan Gunakan Alkohol untuk Bersihkan Luka!
.Diet Kilat Ternyata Efektif Turunkan Berat Badan
.Tanda-tanda Tubuh Kurang Konsumsi Lemak
Berita Keluarga
.Fakta Seputar Payudara (Bagian 2)
.Ini yang Dilakukan Otak Ketika Kita Tidur
.Kaki Tiba-tiba Kram Saat Malam? Ini Sebabnya
Pola Hidup
.Efek Langsung Kurang Tidur pada Fisik
.Untuk Bakar Kalori dari Sebotol Soft Drink, Perlu Jalan Kaki 42 Menit
.6 Penyebab Nyeri pada Payudara
Anak dan Balita
.Ini Tanda Orangtua Tak Dekat dengan Sang Buah Hati
.Studi: Antibiotik Berhubungan dengan Obesitas Anak
.Peran Dokter Kecil untuk Pengetahuan Gizi Anak
Berita Seks
.Warna Sperma Bisa Jadi Pertanda Kesehatan
.Orgasme Berulangkali, Pria Pasti Bisa
.Memilih Alat Kontrasepsi ala Kafetaria

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh