berkenalan.com tempat membuat dan bertukar kartu nama online
dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Demam adalah suatu keadaan di mana suhu badan melebihi 37 derajat C yang disebabkan oleh penyakit atau radang. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Bermain Merangsang Kecerdasan Anak  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi Penggemar Buah dan Sayur Lebih Panjang Umur di twitter 18 menit lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

Bermain Merangsang Kecerdasan Anak
Label: kecerdasan, anak. Dibaca: 19821 kali. Facebook Share: 41.Twitter Share: 26. Rating: ♥♥♥

Usia 0 sampai 6 tahun merupakan masa kritis bagi anak untuk mengoptimalkan perkembangan emosi dan intelektualnya. Di rentang usia ini, si kecil mengembangkan sekitar 75% kapasitas otaknya.


Bernard Devlin peneliti dari Universitas Pittsburg, Amerika Serikat, berpendapat bahwa peran genetik terhadap optimalisasi otak hanyalah 48%. Selebihnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan.


Bermain, diakui para ahli, sebagai salah satu stimulasi dari lingkungan yang dapat membantu memaksimalkan perkembangan otak anak. Melalui bermain, Si Kecil bisa mengoptimalkan semua kemampuannya. Tentu saja orangtua punya peran penting dalam memilihkan kegiatan bermain yang tepat, sesuai tahap perkembangan anak.


"Anak yang aktif secara fisik memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di sekolah," kata Jack Kern, profesor kinesiologi dari University of Arkansas, Amerika Serikat.


Berbagai penelitian membuktikan, bermain merupakan stimulasi efektif dalam menunjang tumbuh kembang optimal anak. Dua orang psikolog, Jerome Bruner dan Brian Sutton-Smith, yang meneliti perkembangan kognitif manusia mengatakan, bermain menghasilkan atmosfer santai, sehingga anak dengan mudah belajar berbagai cara untuk mengatasi masalah yang ditemuinya ketika bermain. Menurut keduanya, pada saat bermainlah anak sering terlibat dalam proses pemecahan masalah.


Sementara itu D.G. Singer & J. Singer, peneliti senior dan profesor di bidang psikologi perkembangan dari Amerika Serikat, dalam buku mereka The House of Make Believe, mengatakan anak prasekolah yang banyak melewatkan waktu bermain sosiodrama,umumnya lebih menonjol dalam kompetensi dan perkembangan intelektualnya. Anak-anak tersebut juga mendapatkan nilai lebih tinggi pada tes yang mengukur imajinasi dan kreativitas.


Berbagai penelitian lain juga mendukung bahwa bermain membuat anak belajar kekuatan dan batas-batas kemampuan dirinya. Si Kecil jadi lebih mampu menyiasati realitas melalui permainan pura-pura. Kemampuan abstraksi anak pun kian terasah karena ia mengenal berbagai konsep, seperti besar-kecil, atas-bawah, dan penuh-kosong.


Bermain juga membuat anak mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasi (mulai mengamati, mengurut, membedakan, membuat ramalan, membandingkan,sampai menarik kesimpulan), serta menentukan hubungan sebab-akibat. Kemampuan intelektual yang anak peroleh melalui kegiatan menyenangkan ini, dapat menjadi bekal yang sangat berguna untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupannya kelak.

Label: kecerdasan, anak. Dibaca: 19821 kali. Facebook Share: 41.Twitter Share: 26. Rating: ♥♥♥




Informasi Kesehatan Terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan


Tips Kesehatan
.Berat Badan Naik, padahal Sering Latihan? Jangan Khawatir!
.Yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Diet Detoks
.Banyak Orang Tak Sadar Dirinya Menderita Diabetes
Berita Keluarga
.Selain Telat Menstruasi, Ini 5 Sinyal Wanita Sedang Berbadan Dua
.Garam Tak Sebabkan Hipertensi?
.Profil Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek
Pola Hidup
.Radiasi Wi-Fi Bisa Mengganggu Kesehatan?
.Intip Perubahan Payudara Wanita Berdasarkan Fase Usia
.Apa yang Diinginkan Wanita? Uang, Seks, atau Teknologi
Anak dan Balita
.Awas, Minuman Energi Berbahaya bagi Anak
.Ini Tanda Orangtua Tak Dekat dengan Sang Buah Hati
.Studi: Antibiotik Berhubungan dengan Obesitas Anak
Berita Seks
.Si Kuning Pendongkrak Gairah Seks
.Jangan Keliru, Wanita Orgasme Berkat Rangsangan pada Klitoris
.Agar Tak Impotensi, Cukupi Vitamin D

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh