dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Bermain Merangsang Kecerdasan Anak  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca merekomendasikan Zevit Grow 1 jam lalu.
? < >
  
Anggota? 

Lupa password?

Bermain Merangsang Kecerdasan Anak
Label: kecerdasan, anak. Dibaca: 14092 kali. Facebook Share: 24.Twitter Share: 16. Rating: ♥♥♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

Usia 0 sampai 6 tahun merupakan masa kritis bagi anak untuk mengoptimalkan perkembangan emosi dan intelektualnya. Di rentang usia ini, si kecil mengembangkan sekitar 75% kapasitas otaknya.


Bernard Devlin peneliti dari Universitas Pittsburg, Amerika Serikat, berpendapat bahwa peran genetik terhadap optimalisasi otak hanyalah 48%. Selebihnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan.


Bermain, diakui para ahli, sebagai salah satu stimulasi dari lingkungan yang dapat membantu memaksimalkan perkembangan otak anak. Melalui bermain, Si Kecil bisa mengoptimalkan semua kemampuannya. Tentu saja orangtua punya peran penting dalam memilihkan kegiatan bermain yang tepat, sesuai tahap perkembangan anak.


"Anak yang aktif secara fisik memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di sekolah," kata Jack Kern, profesor kinesiologi dari University of Arkansas, Amerika Serikat.


Berbagai penelitian membuktikan, bermain merupakan stimulasi efektif dalam menunjang tumbuh kembang optimal anak. Dua orang psikolog, Jerome Bruner dan Brian Sutton-Smith, yang meneliti perkembangan kognitif manusia mengatakan, bermain menghasilkan atmosfer santai, sehingga anak dengan mudah belajar berbagai cara untuk mengatasi masalah yang ditemuinya ketika bermain. Menurut keduanya, pada saat bermainlah anak sering terlibat dalam proses pemecahan masalah.


Sementara itu D.G. Singer & J. Singer, peneliti senior dan profesor di bidang psikologi perkembangan dari Amerika Serikat, dalam buku mereka The House of Make Believe, mengatakan anak prasekolah yang banyak melewatkan waktu bermain sosiodrama,umumnya lebih menonjol dalam kompetensi dan perkembangan intelektualnya. Anak-anak tersebut juga mendapatkan nilai lebih tinggi pada tes yang mengukur imajinasi dan kreativitas.


Berbagai penelitian lain juga mendukung bahwa bermain membuat anak belajar kekuatan dan batas-batas kemampuan dirinya. Si Kecil jadi lebih mampu menyiasati realitas melalui permainan pura-pura. Kemampuan abstraksi anak pun kian terasah karena ia mengenal berbagai konsep, seperti besar-kecil, atas-bawah, dan penuh-kosong.


Bermain juga membuat anak mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasi (mulai mengamati, mengurut, membedakan, membuat ramalan, membandingkan,sampai menarik kesimpulan), serta menentukan hubungan sebab-akibat. Kemampuan intelektual yang anak peroleh melalui kegiatan menyenangkan ini, dapat menjadi bekal yang sangat berguna untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupannya kelak.

Label: kecerdasan, anak. Dibaca: 14092 kali. Facebook Share: 24.Twitter Share: 16. Rating: ♥♥♥

Informasi Kesehatan terkait:

Gabung milis DechaCare.com!
Bookmark: Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Share di Facebook Disclaimers
Beri rating:
Beri tahu teman


Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman):
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:

Kode:
Tulis Kode:

Ada 2 komentar untuk informasi kesehatan ini. Posting komentar Anda.

Oleh: agusfanny, tanggal: 2011-02-09 21:28:09
assalamualaikum wr wb, ini adalah rubrik yang sangat menarik sekali...
saya juga mau menanyakan, bagaimana caranya untuk meningkatkan semangat belajar dan kemandirian anak? terima kasih

Oleh: desi, tanggal: 2010-02-12 18:20:09
Assalamu'alaikum wr.wb


komentar saya sangat mendukung mengenai rubrik ini. Ada hal yang ingi saya tanyakan..
bagaimana jika seorang anak yang jika di dalam lingkugan rumah, dia aktif berbicara

1 

RSS Feed Info Kesehatan
Tips Kesehatan
.Tips Mengatasi Pegal Linu Dengan Cara Alami
.Tips Mengatasi Batuk Berdahak
.Delapan Tip Miliki Kulit Cantik Alami
Berita Keluarga
.Pentingnya Berkumur Setelah Muntah pada Ibu Hamil
.Tanda-tanda Tubuh Kurang Gizi
.Stres Bikin Daya Tahan Tubuh Menurun
Pola Hidup
.Pilih-Pilih Sepatu Pesta untuk Wanita
.10 Jenis Makanan Berkhasiat untuk Pria
.6 Pertimbangan Saat Memilih Gym
Anak dan Balita
.Kurangi Gangguan Saat Gigi Anak Tumbuh
.Puting Payudara Rata Bikin Susah Menyusui?
.Agar ASI Tetap Lancar Saat Anda Bekerja
Berita Seks
.Tanda-tanda Jumlah Sperma Anda Normal
.Pacu Gairah, Wanita Mau Pria Bersuara Seksi di Ranjang
.Cara-Cara Ampuh Ciptakan Klimaks Bercinta

 
 
Copyright © 2012 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh