Captopril
7 262.903

Captopril

Tablet
PT Indofarma
Obat Kardiovaskuler atau Jantung
Beri rekomendasi

Indikasi:
Untuk hipertensi berat hingga sedang, kombinasi dengan tiazida memberikan efek aditif, sedangkan kombinasi dengan beta bloker memberikan efek yang kurang aditif. Untuk gagal jantung yang tidak cukup responsif atau tidak dapat dikontrol dengan diuretik dan digitalis, dalam hal ini pemberian kaptopril diberikan bersama diuretik dan digitalis.

Kontra Indikasi:
Penderita yang hipersensitif terhadap kaptopril atau penghambat ACE lainnya (misalnya pasien mengalami angioedema selama pengobatan dengan penghambat ACE lainnya).

Komposisi:
Setiap tablet mengandung kaptopril 12,5 mg.
Setiap tablet mengandung kaptopril 25 mg.
Setiap tablet mengandung kaptopril 50 mg.

Cara Kerja Obat:
Kaptopril merupakan obat antihipertensi dan efekif dalam penanganan gagal jantung dengan cara supresi sistem renin angiotensin aldosteron. Renin adalah enzim yang dihasilkan ginjal dan bekerja pada globulin plasma untuk memproduksi
angiotensin I yang besifat inaktif. "Angiotensin Converting Enzyme" (ACE), akan merubah angiotensin I menjadi angiotensin Il yang besifat aktif dan merupakan vasokonstriktor endogen serta dapat menstimulasi sintesa dan sekresi aldosteron dalam korteks adrenal.
Peningkatan sekresi aldosteron akan mengakibatkan ginjal meretensi natrium dan cairan, serta meretensi kalium. Dalam kerjanya, kaptopril akan menghambat kerja ACE, akibatnya pembentukan angiotensin ll terhambat, timbul vasodilatasi, penurunan sekresi aldosteron sehingga ginjal
mensekresi natrium dan cairan serta mensekresi kalium. Keadaan ini akan menyebabkan penurunan tekanan darah dan mengurangi beban jantung, baik 'afterload' maupun 'pre-load', sehingga terjadi peningkatan kerja jantung. Vasodilatasi yang timbul tidak menimbulkan reflek takikardia.

Dosis:
Kaptopril harus diberikan 1 jam sebelum makan, dosisnya sangat tergantung dari kebutuhan penderita (individual).
Dewasa:
Hipertensi, dosis awal: 12,5 mg tiga kali sehari.
Bila setelah 2 minggu, penurunan tekanan darah masih belum memuaskan maka dosis dapat ditingkatkan menjadi 25 mg tiga kali sehari. Bila setelah 2 minggu lagi, tekanan darah masih belum terkontrol sebaiknya ditambahkan obat diuretik golongan tiazida misal hidroklorotiazida 25 mg setiap
hari.
Dosis diuretik mungkin dapat ditingkatkan pada interval satu sampai dua minggu. Maksimum dosis kaptopril untuk hipertensi sehari tidak boleh lebih dari 450 mg.
Gagal jantung 12,5- 25 mg tiga kali sehari; diberikan bersama diuretik dan digitalis, dari awal terapi harus dilakukan pengawasan medik secara ketat. Untuk penderita dengan gangguan fungsi ginjal dsiis perlu dikurangi disesuaikan dengan klirens kreatinin penderita.

Peringatan dan Perhatian:
Keamanan penggunaan pada wanita hamil belum terbukti, bila terjadi kehamilan selama pemakaian obat ini, maka pemberian obat harus dihentikan dengan segera.
Harus diberikan dengan hati-hati pada wanita menyusui, pemberian ASI perlu dihentikan karena ditemukan kadar dalam ASI lebih tinggi daripada kadar dalam darah ibu.
Pemberian pada anak-anak masih belum diketahui keamanannya, sehingga obat ini hanya diberikan bila tidak ada obat lain yang efektif.
Pemakaian pada lanjut usia harus hati-hati karena sensitivitasnya terhadap efek hipotensif.
Hati-hati pemberian pada penderita penyakit ginjal.
Pengobatan agar dihentikan bila terjadi gejala-gejala angiodema seperti bengkak mulut, mata, bibir, lidah, laring juga sukar menelan, sukar bernafas dan serak.
Konsultasikan ke dokter bila menggunakan suplemen potassium, potassium sparing diuretic dan garam-garam polassium.
Pemakaian obat penghambat ACE pada kehamilan dapat menyebabkan gangguan/kelainan organ pada fetus atau neonatus, bahkan dapat menyebabkan kematian fetus atau neonatus.
Pada kehamilan trimester ll dan lll dapat menimbulkan gangguan antara lain: hipotensi, hipoplasiatengkorak neonatus, anuria, gagal ginjal reversible atau irreversible dan kematian.
Juga dapat terjadi oligohidramnios, deformasi kraniofasial, perkembangan paru hipoplasi, kelahiran prematur, perkembangan retardasi-intrauteri, paten duktus arteriosus.
Bayi dengan riwayat di mana selama di dalam kandungan ibunya mendapat pengobatan penghambat ACE, harus diobservasi intensif tentang kemungkinan terjadinya hipotensi, oligouria dan hiperkalemia.

Efek Samping:
Kaptopril menimbulkan proteinuria lebih dari 1 g sehari pada 0,5% penderita dan pada 1,2% penderita dengan penyakit ginjal. Dapat tejadi sindroma nefrotik serta membran glomerulopati pada penderita hipertensi. Karena proteinuria umumnya terjadi dalam waktu 8 bulan pengobatan maka penderita sebaiknya melakukan pemeriksaan protein urin sebelum dan setiap bulan selama 8 bulan pertama
pengobatan.
Neutropenia/agranulositosis terjadi kira-kira 0,4 % penderita. Efek samping ini terutama terjadi pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal. Neutropenia ini muncul dalam 1 - 3 bulan pengobatan, pengobatan agar dihentkan sebelum penderita terkena penyakit infeksi. Pada penderita dengan resiko tinggi harus dilakukan hitung leukosit sebelum pengobatan, setiap 2 minggu selama 3 bulan pertama pengobatan dan secara periodik. Pada penderita yang mengalami tanda-tanda infeksi akut (demam, faringitis) pemberian kaptopril harus segera dihentikan karena merupakan petunjuk adanya neutropenia.
Hipotensi dapat terjadi 1 - 1,5 jam setelah dosis pertama dan beberapa dosis berikutnya, tapi biasanya tidak menimbulkan gejala atau hanya menimbulkan rasa pusing yang ringan. Tetapi bila mengalami kehilangan cairan, misalnya akibat pemberian diuretik, diet rendah garam, dialisis, muntah, diare, dehidrasi maka hipotensi tersebut menjadi lebih berat. Maka pengobatan dengan kaptopril perlu dilakukan pengawasan medik yang ketat, terutama pada penderita gagal jantung yang umumnya mempunyai tensi yang nomal atau rendah. Hipotensi berat dapat diatasi dengan infus garam faal atau dengan menurunkan dosis kaptopril atau diuretiknya.
Sering terjadi ruam dan pruritus, kadang-kadang terjadi demam dan eosinofilia. Efek tersebut biasanya ringan dan menghilang beberapa hari setelah dosis diturunkan.
Teriadi perubahan rasa (taste alteration), yang biasanya terjadi dalam 3 bulan pertama dan menghilang meskipun obat diteruskan.
Retensi kalium ringan sering terjadi, terutama pada penderita gangguan ginjal, sehingga perlu diuretik yang meretensi kalium seperti amilorida dan pemberiannya harus dilakukan dengan hati-hati.

Interaksi Obat:
Alkohot.
Obat anti inflamasi terutama indometasin.
Suplemen potassium atau obat yang mengandung potassium.
Obat-obat berefek hipotensi.

Cara penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

Kemasan dan Nomor Registrasi:
Captopril 12,5 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL9720916010C1
Captopril 25 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL9320916 010 A1
Captopril 50 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL93209160108

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Obat Terkait

7 Komentar

  1. captropil untuk amandel??? Sep 22, 2014 22:44:17 oleh Irene di Tangerang
    Bermanfaat: 79 / Tidak bermanfaat: 60

    Kelebihan: belum

    Kekurangan: belum

    amandel saya membengkak dan terlihat putih2 seperti nanah di kanan dan kiri amandelnya. setelah berobat oleh dokter diberikan resep obat captropil ini. setelah membaca ulasan di atas sepertinya tidak ada hubungannya, untuk lebih meyakinkan, apakah benar obat captropil ini bisa meredakan atau paling tidak berhubungan dengan pembengkakan amandel???

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  2. konsumsi stiap hari Jun 21, 2014 08:32:33 oleh eko aj di jakarta
    Bermanfaat: 110 / Tidak bermanfaat: 56

    Kelebihan: bagus

    Kekurangan: agak kurang dimengerti

    pak/bu dokter usia saya 19 thn tensi saya naik 140/80 tp stlah saya minum obat captopril langsung turun jd 130/70 tp dokter msh menyuruh saya minum obat 3 strip lg apa saya harus berhenti minum atau tdk klo sya terus kn minum ny apa ada dampak negatif kedepan ny

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  3. efek pertama konsumsi captropil May 30, 2013 02:23:18 oleh gusti di magelang
    Bermanfaat: 277 / Tidak bermanfaat: 65

    Kelebihan: tulisan bagus

    Kekurangan: mohon lebih lengkap profilnya

    Mau tanya mas Apoteker/Dokter,

    Karena pusing2 di kepala bagian belakang, maka aku ke apotek. Dan di test tekanan darah, kemaren diperiksa 151/88, yang ada penjaganya dan menyimpulkan hipertensi. Dan diberi Captropil 25mg, dosis 2 x 1 kapsul sehari.
    Setelah aku minum kok kepala semakin nyut-nyutan ya?? terutama pas awal-awal konsumsi.
    Sebaiknya dihentikan atau diteruskan ya dan obatnya tinggal 4 biji utk 2 hari ???
    Mohon dijawab ya, semoga anda menjawab.

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  4. pengetahuan umum Apr 19, 2013 05:17:34 oleh widhy bayu di kediri
    Bermanfaat: 78 / Tidak bermanfaat: 59

    Kelebihan: bagus alurnya.

    Kekurangan: sumbernya mungkin bisa dimasukkan juga mas?

    siip

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  5. Efek bagi pengguna awal obat ini Apr 4, 2013 23:09:22 oleh Jeremy di Solo Jateng
    Bermanfaat: 189 / Tidak bermanfaat: 60

    Kelebihan: Membantu dan mencerahkan

    Kekurangan: Kurang jelas efek samping bagi penderita awal hipertensi dgn obat ini

    Slmt siang Dokter, Sya pria umur 42 th, sblumnya sya bukan penderita hipertensi, krn umumnya BP sya hnya 120/88, tpi stelah sya alami sakit gigi slm 1 bln, BP sya naik menjadi 140/100 - 168/104, Pertanyaan sya Dokter, apakah sya memang sdh termasuk mengalami Hipertensi atau karena akibat sakit gigi saja? Dan apakah mengkonsumsi Kaptopril 25mg sudah baik dan cocok bagi sya atau tidak? Tapi mengapa ketika awal sya minum kaptopril sya alami sakit kepala , sprti nyut-nyutan terus?

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
12

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2015 DechaCare.com

Back to Top