dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Antibiotika
Antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Obat - Captopril  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi Tips Perawatan Wajah untuk Usia Remaja di facebook -2785 detik lalu.
? < >
    
Anggota? 

Lupa password?

Captopril
Rating: ♥♥♥♥. Direkomendasikan oleh 48 pembaca. Beri rekomendasi:
Captopril
Indikasi:
Untuk hipertensi berat hingga sedang, kombinasi dengan tiazida memberikan efek aditif, sedangkan kombinasi dengan beta bloker memberikan efek yang kurang aditif. Untuk gagal jantung yang tidak cukup responsif atau tidak dapat dikontrol dengan diuretik dan digitalis, dalam hal ini pemberian kaptopril diberikan bersama diuretik dan digitalis.

Kontra Indikasi:
Penderita yang hipersensitif terhadap kaptopril atau penghambat ACE lainnya (misalnya pasien mengalami angioedema selama pengobatan dengan penghambat ACE lainnya).

Komposisi:
Setiap tablet mengandung kaptopril 12,5 mg.
Setiap tablet mengandung kaptopril 25 mg.
Setiap tablet mengandung kaptopril 50 mg.

Cara Kerja Obat:
Kaptopril merupakan obat antihipertensi dan efekif dalam penanganan gagal jantung dengan cara supresi sistem renin angiotensin aldosteron. Renin adalah enzim yang dihasilkan ginjal dan bekerja pada globulin plasma untuk memproduksi
angiotensin I yang besifat inaktif. "Angiotensin Converting Enzyme" (ACE), akan merubah angiotensin I menjadi angiotensin Il yang besifat aktif dan merupakan vasokonstriktor endogen serta dapat menstimulasi sintesa dan sekresi aldosteron dalam korteks adrenal.
Peningkatan sekresi aldosteron akan mengakibatkan ginjal meretensi natrium dan cairan, serta meretensi kalium. Dalam kerjanya, kaptopril akan menghambat kerja ACE, akibatnya pembentukan angiotensin ll terhambat, timbul vasodilatasi, penurunan sekresi aldosteron sehingga ginjal
mensekresi natrium dan cairan serta mensekresi kalium. Keadaan ini akan menyebabkan penurunan tekanan darah dan mengurangi beban jantung, baik 'afterload' maupun 'pre-load', sehingga terjadi peningkatan kerja jantung. Vasodilatasi yang timbul tidak menimbulkan reflek takikardia.

Dosis:
Kaptopril harus diberikan 1 jam sebelum makan, dosisnya sangat tergantung dari kebutuhan penderita (individual).
Dewasa:
Hipertensi, dosis awal: 12,5 mg tiga kali sehari.
Bila setelah 2 minggu, penurunan tekanan darah masih belum memuaskan maka dosis dapat ditingkatkan menjadi 25 mg tiga kali sehari. Bila setelah 2 minggu lagi, tekanan darah masih belum terkontrol sebaiknya ditambahkan obat diuretik golongan tiazida misal hidroklorotiazida 25 mg setiap
hari.
Dosis diuretik mungkin dapat ditingkatkan pada interval satu sampai dua minggu. Maksimum dosis kaptopril untuk hipertensi sehari tidak boleh lebih dari 450 mg.
Gagal jantung 12,5- 25 mg tiga kali sehari; diberikan bersama diuretik dan digitalis, dari awal terapi harus dilakukan pengawasan medik secara ketat. Untuk penderita dengan gangguan fungsi ginjal dsiis perlu dikurangi disesuaikan dengan klirens kreatinin penderita.

Peringatan dan Perhatian:
Keamanan penggunaan pada wanita hamil belum terbukti, bila terjadi kehamilan selama pemakaian obat ini, maka pemberian obat harus dihentikan dengan segera.
Harus diberikan dengan hati-hati pada wanita menyusui, pemberian ASI perlu dihentikan karena ditemukan kadar dalam ASI lebih tinggi daripada kadar dalam darah ibu.
Pemberian pada anak-anak masih belum diketahui keamanannya, sehingga obat ini hanya diberikan bila tidak ada obat lain yang efektif.
Pemakaian pada lanjut usia harus hati-hati karena sensitivitasnya terhadap efek hipotensif.
Hati-hati pemberian pada penderita penyakit ginjal.
Pengobatan agar dihentikan bila terjadi gejala-gejala angiodema seperti bengkak mulut, mata, bibir, lidah, laring juga sukar menelan, sukar bernafas dan serak.
Konsultasikan ke dokter bila menggunakan suplemen potassium, potassium sparing diuretic dan garam-garam polassium.
Pemakaian obat penghambat ACE pada kehamilan dapat menyebabkan gangguan/kelainan organ pada fetus atau neonatus, bahkan dapat menyebabkan kematian fetus atau neonatus.
Pada kehamilan trimester ll dan lll dapat menimbulkan gangguan antara lain: hipotensi, hipoplasiatengkorak neonatus, anuria, gagal ginjal reversible atau irreversible dan kematian.
Juga dapat terjadi oligohidramnios, deformasi kraniofasial, perkembangan paru hipoplasi, kelahiran prematur, perkembangan retardasi-intrauteri, paten duktus arteriosus.
Bayi dengan riwayat di mana selama di dalam kandungan ibunya mendapat pengobatan penghambat ACE, harus diobservasi intensif tentang kemungkinan terjadinya hipotensi, oligouria dan hiperkalemia.

Efek Samping:
Kaptopril menimbulkan proteinuria lebih dari 1 g sehari pada 0,5% penderita dan pada 1,2% penderita dengan penyakit ginjal. Dapat tejadi sindroma nefrotik serta membran glomerulopati pada penderita hipertensi. Karena proteinuria umumnya terjadi dalam waktu 8 bulan pengobatan maka penderita sebaiknya melakukan pemeriksaan protein urin sebelum dan setiap bulan selama 8 bulan pertama
pengobatan.
Neutropenia/agranulositosis terjadi kira-kira 0,4 % penderita. Efek samping ini terutama terjadi pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal. Neutropenia ini muncul dalam 1 - 3 bulan pengobatan, pengobatan agar dihentkan sebelum penderita terkena penyakit infeksi. Pada penderita dengan resiko tinggi harus dilakukan hitung leukosit sebelum pengobatan, setiap 2 minggu selama 3 bulan pertama pengobatan dan secara periodik. Pada penderita yang mengalami tanda-tanda infeksi akut (demam, faringitis) pemberian kaptopril harus segera dihentikan karena merupakan petunjuk adanya neutropenia.
Hipotensi dapat terjadi 1 - 1,5 jam setelah dosis pertama dan beberapa dosis berikutnya, tapi biasanya tidak menimbulkan gejala atau hanya menimbulkan rasa pusing yang ringan. Tetapi bila mengalami kehilangan cairan, misalnya akibat pemberian diuretik, diet rendah garam, dialisis, muntah, diare, dehidrasi maka hipotensi tersebut menjadi lebih berat. Maka pengobatan dengan kaptopril perlu dilakukan pengawasan medik yang ketat, terutama pada penderita gagal jantung yang umumnya mempunyai tensi yang nomal atau rendah. Hipotensi berat dapat diatasi dengan infus garam faal atau dengan menurunkan dosis kaptopril atau diuretiknya.
Sering terjadi ruam dan pruritus, kadang-kadang terjadi demam dan eosinofilia. Efek tersebut biasanya ringan dan menghilang beberapa hari setelah dosis diturunkan.
Teriadi perubahan rasa (taste alteration), yang biasanya terjadi dalam 3 bulan pertama dan menghilang meskipun obat diteruskan.
Retensi kalium ringan sering terjadi, terutama pada penderita gangguan ginjal, sehingga perlu diuretik yang meretensi kalium seperti amilorida dan pemberiannya harus dilakukan dengan hati-hati.

Interaksi Obat:
Alkohot.
Obat anti inflamasi terutama indometasin.
Suplemen potassium atau obat yang mengandung potassium.
Obat-obat berefek hipotensi.

Cara penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

Kemasan dan Nomor Registrasi:
Captopril 12,5 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL9720916010C1
Captopril 25 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL9320916 010 A1
Captopril 50 mg tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet
No.Reg. GKL93209160108

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Jenis: Tablet

Produsen: PT Indofarma

Share di Facebook
Bookmark: Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking

Ada 5 ulasan tentang "Captopril" dari konsumen. Posting ulasan Anda.  Baru!

efek pertama konsumsi captropil
Dari: gusti di magelang, tanggal: May 30, 2013 02:23:18
Rating:♥♥♥♥
Positif:tulisan bagus
Negatif:mohon lebih lengkap profilnya
Ulasan gusti tentang Captopril
  
Mau tanya mas Apoteker/Dokter,
Karena pusing2 di kepala bagian belakang, maka aku ke apotek. Dan di test tekanan darah, kemaren diperiksa 151/88, yang ada penjaganya dan menyimpulkan hipertensi. Dan diberi Captropil 25mg, dosis 2 x 1 kapsul sehari.
Setelah aku minum kok kepala semakin nyut-nyutan ya?? terutama pas awal-awal konsumsi.
Sebaiknya dihentikan atau diteruskan ya dan obatnya tinggal 4 biji utk 2 hari ???
Mohon dijawab ya, semoga anda menjawab.


Bermanfaat: 132. Tidak bermanfaat: 7 | Apakah ulasan ini bermanfaat bagi Anda?
Dari: di , tanggal:
Rating:
Positif:
Negatif:
Ulasan tentang Captopril
  


Apakah ulasan ini bermanfaat bagi Anda?
Dari: di , tanggal:
Rating:
Positif:
Negatif:
Ulasan tentang Captopril
  


Apakah ulasan ini bermanfaat bagi Anda?
Dari: di , tanggal:
Rating:
Positif:
Negatif:
Ulasan tentang Captopril
  


Apakah ulasan ini bermanfaat bagi Anda?
Dari: di , tanggal:
Rating:
Positif:
Negatif:
Ulasan tentang Captopril
  


Apakah ulasan ini bermanfaat bagi Anda?

1

Berikan Ulasan
Apakah Anda konsumen obat ini atau Anda ingin memberi ulasan?
Di sini Anda dapat membagi pengalaman Anda dengan pembaca yang lain, karena pembaca lain tentu sangat membutuhkan informasi dan pengalaman dari Anda.
Nama:
Email:
Asal:
Rate:
Subject:
Positif:
Negatif:
Ulasan:
Kode:
Tulis Kode:

Catatan dan Perhatian!
DechaCare.com hanya memberikan informasi sesuai dengan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat. Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut.
DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan dalam situs ini.

Ikuti DechaCare.com di
Obat Kardiovaskuler atau Jantung Lainnya
 • Adalat
 • Cardio Aspirin
 • Cardismo
 • Nifedipine
 • RHINOFED
 •  Obat Kardiovaskuler atau Jantung selengkapnya...
Produk PT Indofarma Lainnya
 •  Albendazole
 •  Allopurinol
 •  Ambroxol 30 mg
 •  Amoxicillin
 •  Ampicillin 125 mg/5ml
 •  Ampicillin 500 mg
 •  Produk PT Indofarma selengkapnya...
Info Obat yang Sering Dilihat
 • Ciprofloxacin 500 mg
 • Natur-E
 • Asam Mefenamat
 • Cefadroxil 500 mg
 • Dexamethasone 0,5 mg
 • Zevit Grow
 • Amoxicillin
Info Obat Terbaru
 • Hypobhac Injeksi
 • Droxefa
 • Metoclopramide Hcl
 • Cefixime Sirup
 • Cefixime Kapsul
 • Spiramycin Dexamedica
 • Tevox
Komentar Obat Terbaru
 •  Zevit Grow: cinta anak
Dari Nurul Lishartati, di Madiun
(+) baik di konsumsi agar sehat dan cerdas
(-) jgn diberikan pada penderita maag
 •  Hufagripp Syrup 60ml: saran
Dari indri , di ungaran
(+) 3
(-) 2
 •  ERLAMYCETIN Tetes Telinga: Efek Samping
Dari bayu hikmawan, di probolinggo
(+) belum terasa
(-) sakit nyeri
 •  Andalan Pil KB: mens
Dari devi kurnia, di malang
(+) menunda kehamilan
(-) menstruaai menjadi lebih sedikit
 •  Caladine Lotion 60ml: Anti-alergi
Dari Nisa Fitriani, di Tasikmalaya
(+) Dapat mengatasi sebagai anti-alergi
(-) Mengingat banyak sekali barang tiruan.
Paling Banyak Komentar
 • TRAMADOL
 • Zevit Grow
 • Natur-E
 • Ciprofloxacin 500 mg
 • Dexamethasone 0,5 mg
 • Bersih Darah Kembang Bulan


 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh