|
| |
Anda berada di: Beranda - Informasi Obat - Hasil Penelusuran Obat |
|
| |
Urutan 1 - 10 dari 55 hasil penelusuran yang berisi kata obat dan kata mata
| Albothyl 10 ml |
ALBOTHYL® concentrate adalah tergolong obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan astringent (menciutkan) dan menutup luka terbuka.
Komposisi:
Tiap 1 g ALBOTHYL® concentrate mengandung 360 mg policresulen atau berkadar 36%
CARA KERJA ALBOTHYL®:
ALBOTHYL® concentrate dapat mengkoagulasi protein secara spesifik dalam jaringan yang terluka tanpa memberikan pengaruh buruk terhadap jaringan di sekitarnya yang masih sehat.
Manfaat dan Cara Pakai ALBOTHYL®:
- obat kumur pencegah sariawan dan bau mulut
ALBOTHYL® concentrate membunuh kuman penyebab SARIAWAN dan BAU MULUT, menjaga kebersihan dan kesegaran mulut, gigi dan gusi, ditandai dengan rasa kesat, bersih, dan segar.
Cara Pakai:
Teteskan 10 – 15 tetes Albothyl ke dalam 1 gelas air (200 ml). Kumur – kumur selama ½ - 1 menit. Kumur ulang dengan air putih matang untuk membilas.
- Sariawan (penyembuhan)
ALBOTHYL® concentrate formula baru tanpa rasa perih, sekali oles sariawan langsung sembuh. Albothyl dapat menghilangkan rasa perih sariawan, menciutkan dan menutup luka sariawan dengan cepat tanpa mempengaruhi jaringan yang sehat di sekitarnya.
Cara Pakai:
Awali berkumur dengan Albothyl yang diencerkan seperti di atas. Kemudian teteskan Albothyl ke cotton bud, lalu oleskan dan tekan selama ½ menit pada luka sariawan, sampai meresap dan memutih.
- Sakit gigi
ALBOTHYL® concentrate segera menghilangkan rasa sakit gigi, menghentikan perdarahan setelah cabut gigi dan dapat membunuh kuman penyebab sakit gigi.
Cara Pakai:
ALBOTHYL® concentrate diteteskan pada cotton bud/kapas, lau ditempelkan pada lubang gigi yang sakit selama 1 menit. Untuk menghentikan perdarahan setelah cabut gigi, basahi kapas dengan Albothyl, kemudian gigit pada bagian yang berdarah.
- Luka di kulit (luka jatuh / luka bedah / luka terpotong / luka sayat / luka bakar)
ALBOTHYL® concentrate bekerja menghentikan perdarahan, mempercepat pengeringan dan penyembuhan luka. Membantu pembentukan jaringan kulit baru dan pengelupasan jaringan kulit mati.
Cara Pakai:
Basahi kapas atau perban dengan Albothyl, kemudian usapkan pada luka yang telah dibersihkan dengan antiseptic (Antiseptik bisa gunakan Albothyl yang diencerin 15 tetes dalam air ¼ gayung) dan tekan selama 1 menit.
- Pembersih vagina
ALBOTHYL® bekerja sebagai antiseptic (membunuh kuman dan mencegah infeksi), astringent (mengencangkan dan mengesatkan) serta menjaga kebersihan vagina.
Cara Pakai:
Sebagai pembersih vagina dipakai ALBOTHYL® concentrate yang diencerkan 10 – 15 tetes dalam air 1/4 gayung (200 ml). Basuhkan larutan atau gunakan handuk kecil yang telah dibasahi larutan untuk membersihkan vagina, kemudian bilas vagina dengan sisa cairan.
- Infeksi vagina & keputihan
ALBOTHYL® concentrate mengatasi infeksi (bakteri, jamur, trikomonas) pada vagina secara cepat, menghilangkan gatal-gatal, bau, keputihan, menghancurkan jaringan yang rusak dan menggantinya dengan jaringan baru.
Cara Pakai :
Bersihkan vagina terlebih dahulu dengan ALBOTHYL® concentrate yang diencerkan 10 – 15 tetes dalam air 1/4 gayung (200 ml), kemudian oleskan ALBOTHYL® concentrate pada daerah infeksi menggunakan cotton bud dan tekan selama 1 – 3 menit.
Keunggulan ALBOTHYL® concentrate lainnya adalah:
· Bekerja lokal sebagai anti bakteri, anti jamur dan anti parasit tanpa menimbulkan resistensi
· Mencegah infeksi
· Menghentikan perdarahan
· Tidak merusak jaringan
· Mempercepat pembentukan jaringan baru, menggantikan jaringan yang rusak
· Menghilangkan rasa sakit
PERHATIAN:
1. Selama pengobatan dengan ALBOTHYL®, tidak diperlukan pengobatan topikal lainnya.
2. Hindarkan dari mata dan jangkauan anak-anak.
3. Jangan ditelan, hanya untuk pemakaian luar.
4. Bacalah aturan pakai dengan seksama.
5. Bila sakit berlanjut hubungi Dokter. |
| PT Pharos |
| ALLETROL compositum |
Komposisi:
Tiap ml Alletrol Compositum Tetes mata mengandung:
- Dexamethasone Sodium Phasphate ......................... 1 mg
- Neomycin Sulphate setara dengan Neomycin base .......... 3.5 mg
- Polymixin B Sulphate .................................... 6000 UI
Cara Kerja obat:
Alletrol Compositum Tetes mata merupakan obat kombinasi steroid dan antiinfeksi.
Steroid:
Dexamethasone merupakan kartikosteroid sintetik yang berkhasiat sebagai antiinflamasi (anti radang) yang ditimbulkan oleh mikroorganisme, zat kimia, iritasi termis, trauma, maupun alergen. Peradangan dapat ditekan dengan cara menghambat kerja zat-zat seperti prostaglandin yang merupakan mediator inflamasi.
Antiinfeksi:
- Neomycin Sulphate merupakan garam sulfat dari Streptomyces fradiae Waksman (Fam. Streptomycetacae), mempunyai potensi setara dengan tidak kurang dari 600 ug Neomycin base dihitung dari basa anhidrat.
- Polymixin B Sulphate merupakan garam sulfat dari polymixin B1 dan B2 (yang diproduksi oleh biakan Bacillus polymixa (Prazmewski) Migula (Fam. Bacillaceae), mempunyai potensi setara dengan tidak kurang dari 6000 Polymixin B unit per miligram, dihitung dari basa anhidrat.
Neomycin Sulphate dan Polymixin B Sulphate secara bersama-sama aktif terhadap organisme patogen pada mata antara lain: Staphilococcus aureus, Eschericia coli, Haemophylus influenzae, Klebsiella/Enterobacter sp., Neisseria sp., dan Pseudomonas aeruginosa.
Kombinasi ini tidak poten melawan Pseudomonas aeruginosa, Serratia mercescens, Streptococci termasuk Sterptococcus pneumoniae.
Dosis dan Cara Pemakaian:
Cara pemakaian topikal, diteteskan pada mata.
Aturan pemakaian: Dosis awal 1 atau 2 tetes setiap jam pada siang hari dan tiap 2 jam pada malam hari. Jika telah memberikan respon yang baik, dosis dikurangi menjadi 1 tetes setiap 4 jam. Untuk mengontrol gejala, dosis dikurangi menjadi 1 tetes 3 atau 4 kali sehari.
Pada peresapan awal tidak boleh lebih dari 20 ml dan resep tidak boleh diulang tanpa evaluasi lebih jauh.
Peringatan dan Perhatian:
- Penggunaan kartikostroid dalam jangka panjang dapat menyebabkan glaukoma, kerusakan saraf mata, mata kabur dan posterior sub capsular cataract.
- Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang tidak peka termasuk fungi, perforasi, penipisan pada kornea dan sclera, tertutupnya infeksi akut purulent mata.
- Penggunaan kombinasi steroid-antiinfeksi dapat menimbulkan masking effect yaitu keadaan dimana gejala kliniknya berkurang tetapi sebenarnya infeksi bertambah berat.
- Bila obat digunakan selama 10 hari atau lebih, maka dianjurkan untuk memonitor tekanan intraokuler secara rutin.
- Neomycin menyebabkan sensitisasi pada kulit (tetrutama terjadi skin rash.
- Hati-hati pemakaian pada wanita hamil dan menyusui.
- Bila terjadi iritasi atau sensitisasi hentikan pengobatan dan segera konsultasi ke dokter.
Efek Samping:
Efek samping kombinasi steroid-antiinfeksi dapat dsebabkan oleh komponen steroid (Dexamethasone), komponen antiinfeksi (Neomycin dan polymixin), maupun keduanya.
- Komponen steroid mempunyai efek menaikkan tekanan intraokuler sehingga mungkin dapat menyebabkan glaukoma, kerusakan saraf mata, katarak dan menghambat penyembuhan luka.
- Komponen antiinfeksi menyebabkan hipersensitivitas lokal.
- Kombinasi steroid-antiinfeksi dapat menyebabkan infeksi sekunder oleh jamur maupun bakteri.
Cara Penyimpanan:
Disimpan dalam wadah yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Erela |
| Allopurinol |
Komposisi:
Tiap tablet mengandung Alopurinol 100 mg
Cara Kerja obat:
Alopurinol adalah obat penyakit priai (gout) yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Alopurinol bekerja dengan menghambat xantin oksidase yaitu enzim yang dapat mengubah hipoxantin menjadi xantin, selanjutnya mengubah xantin menjadi asam urat. Dalam tubuh Alopurinol mengalami metabolisme menjadi oksipurinol (alozantin) yang juga bekerja sebagai penghambat enzim xantin oksidase. Mekanisme kerja senyawa ini berdasarkan katabolisme purin dan mengurangi prosuksi asam urat, tanpa mengganggu biosintesa purin.
Posologi:
Dewasa:
Dosis awal 100 mg sehari dan ditingkatkan setiap minggu sebesar 100 mg sampai dicapai dosis optimal.
Dosis maksimal yang dianjurkan 800 mg sehari.
Pasien dengan gangguan ginjal 100 - 200 mg sehari.
Anak 6 - 10 tahun:
Bila disertai penyakit kanker, dosis maksimal 300 mg sehari.
Anak di bawah 6 tahun:
Dosis maksimal 150 mg sehari.
Dosis tergantung individu, sebaiknya diminum sesudah makan. Pemeriksaan kadar asam urat serum dan fungsi ginjal membantu penetapan dosis efektif minimum, untuk memelihara kadar asam urat serum <= 7 mg/dl pada pria dan <= 6 mg/dl pada wanita.
Peringatan dan Perhatian:
Hati-hati pemberian pada penderita yang hipersensitif dan wanita hamil.
Hindari penggunaan oada penderita dengan gagal ginjal atau penderita dengan hiperurisemia asimptometik.
Hentikan pengobatan dengan Alopurinol bila timbul kemerahan kulit atau demam.
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan katarak.
Selama pengobatan dianjurkan melakukan pemeriksaan mata secara berkala, hentikan pengobatan jika terjadi kerusakan lensa mata.
Penggunaan pada wanita hamil, hanya bila ada pertimbangan manfaat dibandingkan risikonya.
Alopurinol dapat meningkatkan frekuensi serangan artritis gout akut sehingga sebaiknya obat antiinflamasi atau kolkisin diberikan bersama pada awal terapi.
Hati-hati bila diberikan bersama dengan vidarabin.
Efek Samping:
Reaksi hipersensitifitas: ruam mokulopapular didahului pruritus, urtikaria, eksfoliatif dan lesi pupura, dermatitis, nefritis, faskulitis dan sindrome poliartrtis. Demam, eosinofilia, kegagalan hati dan ginjal, mual, muntah, diare, rasa mengantuk, sakit kepala dan rasa logam.
Interaksi obat:
Pemberian Alopurinol dengan azatioprin, merkaptopurin atau siklofosfamid, dapat meningkatkan efek toksik dari obat tersebut.
Jangan diberikan bersama-sama dengan garam besi dan obat diuretik golongan tiazida.
Dengan warfarin dapat menghambat metabolisme obat di hati.
Cara Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Indofarma |
| Ambeven |
Komposisi:
Setiap kapsul mengandung:
Graptopyllum pictum - folia ............. 30%
Sophora japonica - flos ................. 15%
Rubia cordifolia - radix ................ 15%
Coleus artropurpureus - folia ........... 10%
Sanguisorba officinalis - radix ......... 10%
Kaempferia angustifolia - rhizoma ....... 10%
Curcuma heyneana - rhizoma .............. 10%
Wasir merupakan penyakit yang dikenal juga dengan nama ambeien atau haemorrhoid. Penyakit ini ditandai dengan adanya benjolan di dubur dengan gejala berupa sakit, mudah berdarah, pembengkakan dan sering disertai infeksi. Pasien biasanya sangat menderita dan gangguannya selalu lebih menghebat apabila wasir tidak diobati dengan baik. Kesalahan makan pun dapat mencetuskan timbulnya gejala-gejala wasir.
Pengobatan wasir dapat berupa operasi atau ligasi (pengikatan) terhadap benjolan wasir, tetapi umumnya banyak pasien yang tidak mengkehendaki tindakan operasi tersebut karena pasca-operasi juga menimbulkan rasa sakit yang hebat. Mereka lebih menghendaki pengobatan dengan medikamentosa termasuk penggunaan jamu tradisional.
Ambeven merupakan obat tradisional dengan ramuan campuran dari bahan tanaman terpilih dan bermutu.
Daun handeulum atau dikenal juga dengan nama daun wungu atau Graptophyllum pictum sejak dulu sudah dikenal dan digunakan masyarakat untuk mengobati wasir. Berdasarkan pengamatan klinis ternyata daun kering atau rebusan daun handeulum dapat menyembuhkan wasir secara tuntas.
Ambeven selain mengandung bahan aktif daun handeulum, juga mengandung bahan tradisional lainnya yang bermanfaat untuk mengatasi gejala-gejala yang menyertai wasir. Benjolan wasir di dubur dapat dikecilkan atau disusutkan atau bahkan dihilangkandengan ramuan Ambeven. Disamping itu gejala seperti sakit atau nyeri, bengkak dan mudah berdarah juga akan dihilangkan.
Penelitian toksisitas juga memperlihatkan bahwa jamu tradisional ini aman tanpa menimbulkan efek samping yang mengganggu walaupun digunakan untuk jangka panjang.
Cara Pemakaian:
Sehari 3 kali 2 kapsul dengan air secukupnya.
Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering. |
| PT Medikon Prima |
| Ampicillin 125 mg/5ml |
Komposisi:
Tiap 5 ml (satu sendok teh) suspensi mengandung Ampisilina Trihidrat setara dengan Ampisilina Anhidrat 125 mg.
Cara Kerja:
Ampisilina termasuk golongan penisilina semisintetik yang berasal dari inti penisilina yaitu asam 6-amino penisilinat (6-APA) dan merupakan antibiotik spektrum luas yang bersifat bakterisid.
Secara klinis efektif terhadap kuman gram-positif yang peka terhadap penisilina G dan bermacam-macam kuman gram-negatif, diantaranya :
1.Kuman gram-positif seperti S. pneumoniae, enterokokus dan stafilokokus yang tidak menghasilkan penisilinase.
2.Kuman gram-negatif seperti gonokokus, H. influenzae, beberapa jenis E. coli, Shigella, Salmonella dan P. mirabilis.
Dosis:
Untuk pemakaian oral dianjurkan diberikan ½ sampai 1 jam sebelum makan.
Cara pembuatan suspensi, dengan menambahkan air matang sebanyak 50 ml, kocok sampai serbuk homogen. Setelah rekonstitusi, suspensi tersebut harus digunakan dalam jangka waktu 7 hari.
Pemakaian parenteral baik secara i.m. ataupun i.v. dianjurkan bagi penderita yang tidak memungkinkan untuk pemakaian secara oral.
Cara pembuatan larutan injeksi :
Kemasan Cara pemakaian Penambahan air untuk injeksi
Vial 0,5 g i.m./i.v. 1,5 ml
Vial 1,0 g i.m./i.v. 2,0 ml
Posologi:
Terapi oral
Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg :
Infeksi saluran pernafasan : 250 - 500 mg setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam.
Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang : 50 - 100 mg/kg BB sehari diberikan dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Pada infeksi yang berat dianjurkan diberikan dosis yang lebih tinggi.
Terapi parenteral
Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg :
Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 250 - 500 mg setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam.
Septikemia dan bakterial meningitis : 150 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m.
Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang :
Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 25 - 50 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 50 - 100 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Septikemia dan bakterial meningitis : 100 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m.
Bayi berusia 1 minggu atau kurang :
25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 8 - 12 jam.
Bayi berusia lebih dari 1 minggu :
25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 6 - 8 jam.
Perhatian:
Efek Samping:
Pada beberapa penderita, pemberian secara oral dapat disertai diare ringan yang bersifat sementara disebabkan gangguan keseimbangan flora usus. Umumnya pengobatan tidak perlu dihentikan. Flora usus yang normal dapat pulih kembali 3 - 5 hari setelah pengobatan dihentikan.
Gangguan pada saluran pencernaan seperti glossitis, stomatitis, mual, muntah, enterokolitis, kolitis pseudomembran.
Pada penderita yang diobati dengan Ampisilina, termasuk semua jenis penisilina dapat timbul reaksi hipersensitif, seperti urtikaria, eritema multiform. Syok anafilaksis merupakan reaksi paling serius yang terjadi pada pemberian secara parenteral.
Cara Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Indofarma |
| Ampicillin 500 mg |
Komposisi:
Tiap captab mengandung Ampisilina Trihidrat setara dengan Ampisilina Anhidrat 500 mg.
Cara Kerja:
Ampisilina termasuk golongan penisilina semisintetik yang berasal dari inti penisilina yaitu asam 6-amino penisilinat (6-APA) dan merupakan antibiotik spektrum luas yang bersifat bakterisid.
Secara klinis efektif terhadap kuman gram-positif yang peka terhadap penisilina G dan bermacam-macam kuman gram-negatif, diantaranya :
1.Kuman gram-positif seperti S. pneumoniae, enterokokus dan stafilokokus yang tidak menghasilkan penisilinase.
2.Kuman gram-negatif seperti gonokokus, H. influenzae, beberapa jenis E. coli, Shigella, Salmonella dan P. mirabilis.
Dosis:
Untuk pemakaian oral dianjurkan diberikan ½ sampai 1 jam sebelum makan.
Cara pembuatan suspensi, dengan menambahkan air matang sebanyak 50 ml, kocok sampai serbuk homogen. Setelah rekonstitusi, suspensi tersebut harus digunakan dalam jangka waktu 7 hari.
Pemakaian parenteral baik secara i.m. ataupun i.v. dianjurkan bagi penderita yang tidak memungkinkan untuk pemakaian secara oral.
Cara pembuatan larutan injeksi:
Kemasan Cara pemakaian Penambahan air untuk injeksi
Vial 0,5 g i.m./i.v. 1,5 ml
Vial 1,0 g i.m./i.v. 2,0 ml
Posologi:
Terapi oral
Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg :
Infeksi saluran pernafasan : 250 - 500 mg setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam.
Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang : 50 - 100 mg/kg BB sehari diberikan dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Pada infeksi yang berat dianjurkan diberikan dosis yang lebih tinggi.
Terapi parenteral
Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg :
Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 250 - 500 mg setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam.
Septikemia dan bakterial meningitis : 150 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m.
Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang:
Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 25 - 50 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 50 - 100 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam.
Septikemia dan bakterial meningitis : 100 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m.
Bayi berusia 1 minggu atau kurang :
25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 8 - 12 jam.
Bayi berusia lebih dari 1 minggu :
25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 6 - 8 jam.
Efek Samping:
Pada beberapa penderita, pemberian secara oral dapat disertai diare ringan yang bersifat sementara disebabkan gangguan keseimbangan flora usus. Umumnya pengobatan tidak perlu dihentikan. Flora usus yang normal dapat pulih kembali 3 - 5 hari setelah pengobatan dihentikan.
Gangguan pada saluran pencernaan seperti glossitis, stomatitis, mual, muntah, enterokolitis, kolitis pseudomembran.
Pada penderita yang diobati dengan Ampisilina, termasuk semua jenis penisilina dapat timbul reaksi hipersensitif, seperti urtikaria, eritema multiform. Syok anafilaksis merupakan reaksi paling serius yang terjadi pada pemberian secara parenteral.
Cara Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Indofarma |
| Andalan Pil KB |
KOMPOSISI:
Kemasan 28 hari (kemasan "Every-day" = "Tiap hari") berisi 21 tablet salut gula yang mengandung hormon masing-masing 0,15mg Levonorgestrel dan 0,03mg (30 mikrogram) Ethinylestrodiol ditambah dengan 7 tablet salut gula yang tidak mengandung hormon.
PEMBUNGKUSAN:
Kemasan 21 tablet salut gula berisi hormon dan 7 tablet salut gula yang tidak mengandung hormon di dalam kemasan 28 hari dirancang khusus sedemikian rupa sehingga memungkinkan Anda minum satu tablet salut gula setiap hari tanpa istirahat. Biasanya, perdarahan akan terjadi kira-kira setiap 4 minggu selagi Anda minum tablet salut gula - tablet salut gula dari bagian kemasan berwarna biru. Kemasan menunjukkan hari-hari apa tablet seharusnya diminum.
DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN:
Sebelum Anda minum Andalan harus dilakukan pemeriksaan kesehatan dan ginekologi menyeluruh (termasuk pemeriksaan payudara) dan adanya riwayat kasus keluarga perlu dicatat dengan teliti. Tambahan lagi gangguan sistem pembekuan harus disingkirkan apabila ada salah satu keluarga dekat pernah menderita penyakit-penyakit tromboembolik (misalnya deep vein thrombosis, stroke, infark miokard) di kala usia muda.
Sebagai tindakan pencegahan, harus dilakukan pemeriksaan kontrol setiap 6 bulan bila tablet salut gula-tablet salut gula ini digunakan jangka panjang.
Hanya pada pemakaian awal, Anda harus memakai tambahan cara pencegahan kehamilan tanpa hormon (kecuali pantang berkala dan pengukuran suhu badan) selama 14 hari pertama untuk menjamin bahwa Anda benar-benar terlindung dari kehamilan sejak hari pertama tablet salut gula diminum.
PERMULAAN PEMAKAIAN:
Tunggulah sampai Anda mendapat haid berikutnya,. Mulailah minum Andalan pada hari pertama siklus haid tersebut (=hari pertama perdarahan) dari bagian kemasan yang berwarna biru dan pilihlah tablet salut gula yang bertanda hari yang sesuai (misalnya "Sen" untuk hari Senin). Tekanlah tablet salut gula tersebut sampai keluar dari lapisan aluminium dan telanlah dengan sedikit air. Tidak menjadi soal kapan Anda minum tablet salut gula tersebut tetapi bila Anda telah memilih hari tertentu - sebaiknya setelah sarapan - makan malam - maka selanjutnya setiap hari harus tetap minum tablet salut gula pada waktu tersebut.
Mulai dari saat ini, Anda harus tetap minum tablet salut gula setiap hari mengikuti arah panah pada kemasan sampai kemasan kosong. Bila pada suatu waktu, Anda ragu-ragu apakah Anda sudah minum tablet salut gula untuk hari itu atau belum, maka hal ini dapat diketahui dengan melihat sekilas pada kemasan pengingat tersebut.
Bila Anda memulai minum tablet salut gula Andalan pada bagian akhir suatu minggu, siklus haid Anda yang pertama akan lebih pendek dari 4 minggu.
PEMAKAIAN SELANJUTNYA:
Bila Anda telah menghabiskan kemasan Andalan yang pertama, mulailah dengan kemasan yang baru dengan segera tanpa terhenti pada keesokan harinya, juga dimulai dari bagian kemasan yang berwarna biru dengan tanda hari yang sesuai.
HARAP DICATAT:
Minum tablet salut gula tidak teratur, muntah atau gangguan pencernaan disertai diare, gangguan metabolisme individual yang sangat jarang, atau penggunaan obat-obat tertentu secara bersamaan untuk jangka waktu yang panjang (lihat "Beritahukanlah dokter Anda..."), dapat mempengaruhi efek kontrasepsinya (gejala haid pertama yang mungkin terjadi : perdarahan atar haid).
Bila Anda sedang menggunakan kontrasepsi hormonal lainnya atau bila Anda ingin minum Andalan segera setelah ersalinan atau abortus, Anda terlebih dahulu harus menghubungi dokter Anda. Bila Anda sedang menyusui, maka dokter Andalah yang akan memutuskan apakah Anda boleh minum Andalan.
BILA TERJADI PERDARAHAN ANTAR HAID:
Bila terjadi perdarahan "diluar kebiasaan" dalam masa 3 minggu dimana Anda sedang minum tablet salut gula diluar bagian kemasan yang berwarna biru, maka minum tablet salut gula tidak boleh dihentikan. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan sendirinya. Meskipun demikian, bila perdarahannya banyak, mirip perdarahan haid, maka Anda harus menghubungi dokter Anda.
BILA ANDA TIDAK MENDAPAT HAID:
Bila Anda tidak mendapat haid selagi minum tablet salut gula dari bagian kemasan yang berwarna biru, dimana kasus ini sangat jarang terjadi, Anda harus menghentikan minum tablet salut gula untuk sementara waktu dan menghubungi dokter Anda.
BILA ANDA LUPA MINUM TABLET SALUT GULA:
Bila Anda lupa minum tablet salut gula pada waktu yang biasanya, Anda harus minum tablet salut gula yang terlupa itu paling lambat dalam waktu 12 jam. Bila lebih dari 12 jam dari waktu yang biasa Anda belum juga minum tablet salut gula, perlindungan terhadap kehamilan pada siklus itu mungkin berkurang. Dalam hal ini Anda harus melanjutkan minum tablet salut gula berikutnya pada waktu yang biasa dan membuang saja tablet salut gula yang terlupa tersebut.
Pada waktu yang bersamaan tambahan cara pencegahan kehamilan bukan hormon yang lain (kecuali pantang berkala dan pengukuran suhu badan) harus dilakukan sampai terjadi perdarahan. Tablet salut gula atau tablet salut gula-tablet salut gula yang terlupa sama sekali Anda tidak boleh minum. Biasanya, perdarahan akan terjadi sewaktu Anda minum tablet salut gula dari bagian kemasan yang berwarna biru. Bila haid tidak kunjung datang, Anda harus menghubungi dokter Anda terlebih dahulu sebelum melanjutkan minum tablet salut gula ini.
BERHENTI MINUM TABLET SALUT GULA:
Setalah Anda berhenti minum Andalan organ-organ reproduksi biasanya akan segera bekerja penuh kembali., sehingga kemampuan Anda untuk hamil pulih kembali. Satu-satunya hal yang mungkin Anda alami adalah bahwa siklus yang pertama mungkin satu minggu lebih panjang dari biasanya. Bila siklus normal tidak terjadi setelah 2 atau 3 bulan pertama, Anda harus menghubungi dokter Anda.
EFEK SAMPING:
Kadang-kadang terjadi sakit kepala, gangguan lambung, rasa mual, rasa kencang pada payudara, perubahan berat badan dan libido, atau adanya rasa tertekan.
Pada wanita-wanita tertentu, penggunaan jangka panjang tablet salut gula ini, kadang-kadang dapat menyebabkan terjadinya bercak-bercak kecokelatan pada muka yang bertambah parah bila terkena sinar matahari yang terlalu lama. Wanita-wanita yang mempunyai kecendrungan ini sebaiknya menghindari terkena sinar matahari yang terlampau lama.
Kasus-kasus individual yang mengenai toleransi yang buruk terhadap lensa kontak pernah dilaporkan.
Hubungilah dokter Anda sekiranya Anda sedang menderita suatu keluhan yang berkepanjangan.
KHASIAT DALAM KASUS MUNTAH-MUNTAH ATAU DIARE:
obat pencahar ringan tidak mengurangi khasiat ANdalan. Jika Anda menderita gangguan saluran pencernaan yang menyebabkan terjadinya muntah-muntah atau diare, tidak dapat dijamin bahwa tablet salut gula akan tinggal cukup lama dalam saluran pencernaan sehingga tetap berkhasiat. Hal ini berarti bahwa tidak dapat dipastikan apakah pencegahan kehamilan akan tetap efektif. Dalam hal ini, Anda dianjurkan untuk menggunakan cara-cara pencegahan kehamilan tambahan yang bukan hormonal (kecuali pantang berkala dan pengukuran suhu badan) khusus untuk siklus tersebut, dengan tidak menghentikan penggunaan Andalan.
BERITAHUKANLAH DOKTER ANDA....
...bila Anda menderita salah satu kelainan berikut: diabetes, tekanan darah tinggi, vena varikosa, otosklerosis, multiple sklerosis, epilepsi, porifiria, tetani, chorea minor. Pada semua kasus tersebut di atas juga sekiranya ada riwayat flebitis atau kecendrungan diabetes, pemakaian Andalan harus dibawah pengawasan dokter secara ketat.
...bila Anda sedang atau pernah menderita salah satu kelainan-kelainan seperti yang diisebutkan pada "Kontraindikasi", karena dalam keadaan ini Anda tidak diperbolehkan minum tablet salut gula kontrasepsi. Bila Anda tidak yakin bahwa Anda sedang atau pernah mendertia kelainan-kelainan itu, mintalah pada dokter Anda untuk menjelaskannya.
...bila Anda sedang minum obat-obat lain secar teratur (misalnya Barbiturat, Fenilbutazon, Hidantoin, Rifampisin, Ampisilin), karena obat-obatan tersebut dapat mengganggu kerja Andalan. Kebutuhan akan obat antidiabetik oral atau insulin dapat berubah.
ALASAN-ALASAN UNTUK SEGERA MENGHENTIKAN PEMAKAIAN ANDALAN:
Terjadinya sakit kepala seperti migren untuk pertama kalinya atau bertambah, seringnya terjadi sakit kepala yang hebat dan tidak biasa, gangguan persepsi yang mendadak (misalnya gangguan penglihatan dan pendengaran), tanda-tanda awal troboflebitis atau gejala-gejalatroboemboli (misalnya rasa nyeri yang tidak biasa pada kaki atau kai membengkak, rasa nyeri yang menusuk ketika bernafas atau batuk tanpa sebab yang jelas), rasa nyeri dan sesak di dada, menjelang operasi (6 minggu sebelum operasi), keadaan tidak bisa bergerak (misalnya karena kecelakaan). Pada semua kasus di atas, mungkin terjadi peningkatan resiko trobosis. Alasan lainnya untuk menghentikan pemakaian adalah: timbulnya sakit kuning, timbulnya hepatitis, gatal-gatal diseluruh tubuh, meningkatnya serangan epilepsi, peningkatan tekanan darah yang bermakna, kehamilan.
CATATAN KHUSUS:
Menurut yang diketahui sampai saat ini, hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan peningkatan resiko terjadinya tromboemboli vena maupun arteri tidak dapat disingkirkan.
Resiko relatif trobosis arteri (misalnya stroke, infark, miokard) kelihatannya cendrung meningkat bila kebiasaan merokok erat. Umur yang meningkat dan penggunaan kontrasepsi oral kombinasi terjadi secara bersamaan.
Walaupun jarang, tumor hati yang jinak dan walaupun jarang sekali tumor hati yang ganas yang dalam kasus-kasus tertentu dapat menimbulkan terjadinya perdarahan intraabdominal yang membahayakan jiwa telah dijumpaisetalah pemakaian bahan hormonal seperti yang terdapat dalam Andalan. Dokter harus diberitahu bila terjadi keluhan yang tidak biasa pada perut bagian atas yang tidak menghilang sendiri dalam waktu yang singkat, apabila perlu pengobatan dihentikan.
Keterangan lebih lanjut trdapat dalam brosur ilmiah untuk dokter.
PENYIMPANAN:
Simpanlah semua obat dengan baik dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
KEMASAN:
Tiap dus berisi 2 blister @ 28 tablet salut gula.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Harsen |
| Avelox |
Komposisi:
1 tablet salut selaput Avelox® mengandung 400 mg moxifloxacin dan 250 ml cairan infus mengandung 400 mg moxifloxacin.
Dosis dan Cara Pemberian:
Dosis anjuran untuk moxifloxacin adalah 400 mg satu kali sehari. Cairan infus harus digunakan secara intravena selama 60 menit.
Lama Pemberian:
Eksaserbasi akut bronkitis kronik 5-10 hari, pneumonia di masyarakat 10 hari, sinusitis akut 7 hari.
Peringatan dan Perhatian:
Pasien dengan kelainan SSP, gangguan penglihatan, nyeri atau peradangan tendon, aritmia jantung, gangguan fungsi hati, kolitis pseudomembranosa, defisiensi glucose-6-phosphate-dehydrogenase, supaya menghindari paparan radiasi UV maupun sinar matahari yang berlebihan, reaksi alergi.
Interaksi:
Harus ada selang waktu sekitar 6 jam antara pemberian Avelox dengan pemberian obat-obatan yang mengandung kation bivalen atau trivalen (misalnya antasid yang mengadung magnesium atau aluminium, didanosine, sucralfate serta obat-abat yang mengandung besi atau zinc). Moxifloxacin meningkatkan Cmax dari digoxin sekitar 30% tanpa mempengaruhi AUC maupun kadar terendah. Tidak terlihat interaksi pada pemberian moxifloxacin bersama warfarin, ranitidin, probenesid, kontraseptif oral, maupun teofilin.
Efek yang Tidak Diinginkan:
Nyeri abdomen, sakit kepala, reaksi di tempat injeksi (misalnya edema, hipersensitif, inflamasi, nyeri), nausea, diare, muntah, dispepsia, tes fungsi hepar abnormal, pada pasien hipokalemia atau hipokalsemia: perpanjangan QT, perubahan indera pengecapan, pusing. |
| PT Bayer Indonesia |
| Baycuten-N |
Komposisi:
5 gram krim mengandung 50 mg klotimazol dan 2,215 mg deksametason asetat setara dengan 2 mg deksametason.
Cara Kerja:
Klotrimazol adalah anti jamur, bekerja mempengaruhi permeabilitas jamur dengan mengganggu biosintesa ergosterol yang mengakibatkan terganggunya membran plasma. Deksametason asetat adalah kortikosteroid topikal bekerja mencegah atau menekan timbulnya gejala inflamasi.
Dosis dan Aturan Pakai:
Bagian tubuh yang sakit setelah dibersihkan digosok pelan-pelan dengan Baycuten-N krim secukupnya 2 kali sehari. Pengobatan harus dihentikan setelah berkurangnya peradangan atau membaiknya daerah kulit yang menderita eksim, selambat-lambatnya setelah 7 hari pemakaian dan pengobatan dilanjutkan dengan preparat antijamur tanpa kortikosteroid sesuai petunjuk dokter.
Peringatan dan Perhatian:
Tidak boleh kena mata jika digunakan di daerah mata, hati-hati penggunan pada wanita hamil dan menyusui, keamanan dan efektivitas pada anak-anak di bawah 12 tahun belum diketahui dengan pasti. Bagian tubuh yang diolesi dengan Baycuten-N krim jangan ditutup atau diperban.
Efek yang Tidak Diinginkan:
Erupsi makulopapulo dan parestesia. Akibat penggunan jangka panjang berupa gejala lokal seperti atropi kulit, telangiektasia, striae dan perubahan kulit seperti jerawat dan efek sistemik kortikosteroid. |
| PT Bayer Indonesia |
| BENOSON-G 5 Gr |
Komposisi:
Benoson krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat)
Benoson krim G krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat) + 0.1% Gentamisin (sebagai sulfat)
Benoson krim M krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat) + 2% Mikonazol nitrat
Benoson krim N krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat) + 0.5% Neomisin sulfat
Benoson krim V krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat) + 3% Vioform
Khasiat:
Betametason adalah salah satu golongan steroid yang mempunyai sifat sebagai anti inflamasi, antipruritik dan vasokontriktif.
Gentamisin sulfat merupakan antibiotik aminoglikosida broad spektrum yang mempunyai sifat membunuh bakteri, Gentamisin berikatan secara irreversibel dengan sub unit30S dari ribosom bakteri, memblok sintetis protein dengan menghambat pergerakan peptidyl-t RNA yang berhubungan dengan translokasi, juga meningkatkan frekuensi salah baca dari nilai kode genetik sampai interaksi kodon-antikodon yang tidak tepat. Mikonazol mempunyai aktivitas anti fungi terhadap dermatophyta dan spesies candida.
Neomisin adalah antibiotika spektrum luas, banyak digunakan pada macam-macam infek kulit dan mukosa yang disebabkan mikroorganisme yang peka terhadap Neomisin.
Vioform mempunyai sifat bakterisid fungisid yang digunakan secara lokal pada macam-macam dermatitis, termasuk eksim, impetigo, psoriasis akut, atopic dermatitis dsb.
Efek Samping:
- Reaksi alergi.
- Hipersensitif.
- Pada pemakaian topikal dapat mengakibatkan efek samping lokal, rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, hipertrikhosis, erupsi menyerupai akne, hipopigmentasi, dermatitis prioral, dermatitis kontak alergik.
Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit, infeksi sekunder, atropi kulit, strie, miliaria.
Pemakaian tropikal Gentamisin menyebabkan iritasi sementara (eritema dan pruritus).
Peringatan dan Perhatian:
- Hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau sensitisasi.
- Jangan digunakan pada anak-anak dibawah umur 2 tahun.
- Pemakaian jangka panjang secara terus-menerus hendaknya dihindarkan karena dapat menimbulkan organisme yang tidak peka, khususnya pada bayi dan anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal walaupun tidak menggunakan pembalut.
- Penggunaan pada muka dan daerah yang luas atau jangka panjang dapat menyebabkan efek nefrotoksisitas dan ototoksisitas serta atropi lokal pada kulit. Penggunaan pada anak-anak dan pada muka dibatasi hanya 5 hari dan jangan menggunakan pembalut.
- Jangan digunakan pada mata dan pada membran mukosa.
- Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
- Penggunaan kombinasi ini lebih dari 7 hari tidak memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan steroid tunggal.
Dosis:
Oleskan pada tempat kelainan 2 - 3 kali sehari.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER |
| PT Bernofarm |
Berikut informasi-informasi kesehatan terkait dengan obat mata:
| Cara Penggunaan Obat | ...kepala kebelakang dan jari telunjuk tarik kelopak mata bawah dari mata hingga membentuk lekukan Teteskan obat mata ke dalam lekukan mata dan pelan-pelan tutup Jangan kedip-kedipkan mata dan biarkan tertutup selama ... | | | Pengirim: eikepra | Tanggal: 2008-01-10 | Klik: 3220 | Komentar: 1 |
|
|
|
|
|
|