|
|
Untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.
Kontra Indikasi:
- Lihat kotak peringatan.
- Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes militus.
- Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini.
- Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal: efedrin, pseudoefedrin, fenilpropanolamin), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
- Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
- Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, sperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight), atau penderita usia lanjut.
- Bila dalam 3 hari gejala-gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
- Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.
Komposisi:
Tiap sendok takar 5 ml sirup mengandung:
- Parasetamol ...................................... 120 mg
- Klorfeniramin maleat ............................. 0.5 mg
- Fenilefrin HCL ................................... 1.75 mg
- Dekstrometorfan HBr .............................. 3.5 mg
Cara Kerja Obat:
Bekerja sebagai analgetik-antipiretik, antitusif, antihistamin dan dekongestan hidung.
Dosis:
Anak 6 - 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
Peringatan dan Perhatian:
- Lihat kotak peringatan.
- Hati-hati penggunaan pada penderita dengan dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin.
- Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
- Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
- Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
- Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat mengakibatkan risiko kerusakan fungsi hati.
- Hati-hati untuk penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
- Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan sususnan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal: asma dan empisema).
Efek Samping:
- Mengantuk, gangguan pencernaan, insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, gangguan psikomotor, takikardi, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urin.
- Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
Interaksi Obat:
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.
Penyimpanan:
Jangan disimpan di dalam lemari es atau freezer.
Simpan pada suhu kamar (25 - 30 derajat Celsius), terlindung dari cahaya.
TIDAK MENGANDUNG ALKOHOL
DAPAT MENYEBABKAN KANTUK
P No. 1
AWAS! OBAT KERAS
Bacalah aturan pakainya
KOCOK DAHULU SEBELUM DIPAKAI.
Jenis: Sirup
Produsen: PT Dexa Medica



Aktivitasku...