|
|
Terapi tambahan bersama dengan diet pada penderita diabetes melitus.
Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap acarbose dan/atau zat tidak aktif, pasien berumur di bawah 18 tahun, gangguan intestinal kronis yang secara nyata berkaitan dengan absorpsi dan pencernaan, kehamilan dan laktasi, gangguan fungsi ginjal berat (bersihan kreatinin < 25 ml/min), penyakit infeksi saluran pencernaan seperti kolitis dan penyakit Chron.
Komposisi:
1 tablet GlucobayŽ 50 mg mengandung 50 mg acarbose.
1 tablet GlucobayŽ 100 mg mengandung 100 mg acarbose.
Dosis:
Tergantung respon pasien, biasanya diawali dengan 50 mg kemudian ditingkatkan hingga 100 mg sampai dengan 200 mg, 3 x sehari. Interval peningkatan dosis 4-8 minggu. Dosis rata-rata adalah 300 mg/hari (3X2 tablet GlucobayŽ 50 mg , atau 3x1 tablet GlucobayŽ 100 mg) Tablet ditelan bersama suapan makanan pertama.
Peringatan dan Perhatian:
Kenaikan abnormal kadar enzim hati dapat terjadi pada beberapa kasus. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar enzim hati harus dilakukan selama 6-12 bulan pertama pengobatan. Perubahan ini bersifat revesibel setelah penghentian terapi GlucobayŽ.
Interaksi Obat:
Sukrose (gula tebu) dan makanan yang mengandung sukrosa sering menyebabkan gangguan abdomen, bahkan diare selama pengobatan dengan GlucobayŽ akibat meningkatnya fermentasi karbohidrat dalam kolon. Dosis terapi antidiabetes yang lain perlu dikurangi bila ditambahkan GlucobayŽ. Karena dapat mempengaruhi kerja dari GlucobayŽ, pemberian bersamaan dengan kolestiramin, adsorben usus, dan enzim pencernaan harus hindari.
Efek yang Tidak Diinginkan:
Efek samping tergantung dosis, dapat dikurangi dengan mematuhi diet diabetes dan menghindari makanan yang mengandung sukrosa. Paling sering flatulensi, diare dan nyeri abdomen, jarang terjadi mual.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Bayer Indonesia



Aktivitasku...