berkenalan.com tempat membuat dan bertukar kartu nama online
dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Arti dua angka pada hasil pemeriksaan tekanan darah? Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai "normal".

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Kurangi Gangguan Saat Gigi Anak Tumbuh  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca merekomendasikan Ampicillin 500 mg 14 menit lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

Kurangi Gangguan Saat Gigi Anak Tumbuh
Label: gigi, salep, gusi, biskuit. Dibaca: 4340 kali. Facebook Share: 14.Twitter Share: 18. Rating: ♥

Pertumbuhan gigi anak dimulai pada usia 6-8 bulan. Hanya saja, gigi yang baru tumbuh itu ada kalanya diiringi gejala lain, membuat proses tersebut menjadi kurang menyenangkan bagi anak.

Umumnya, saat gigi tumbuh, anak menjadi sukar tidur. Kadang malah timbul gejala demam, mual, atau diare. Adakalanya muncul rasa gatal pada gusi berakibat anak suka memasukkan benda apa pun ke dalam mulutnya.

Belum lagi bila gusinya membengkak. Anak bisa rewel dan bahkan kehilangan nafsu makan atau minum. Di saat gangguan ini muncul, orangtua dapat melakukan cara-cara seperti disarankan Prof. Melanie Sadono Djamil, seperti dikutip dari bukunya, "Ke Dokter Gigi? Siapa Takut!"

1. Alihkan perhatian anak. Berikan benda yang mudah digigit, sesuatu yang keras atau dingin.  Benda dingin dapat membantu menghilangkan rasa tak nyaman. Sementara mengunyah benda keras akan membantu mempercepat erupsi atau tumbuhnya gigi.

2. Oleskan jel atau salep yang dapat memberi rasa kebal setempat dan dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Kondisi itu akan membantu saat anak akan makan.

3. Lakukan pemijatan gusi anak dengan jari bersih. Cara ini bertujuan mengurangi rasa sakit.

4. Pemberian biskuit bukanlah pilihan tepat. Kandungan gula dalam biskuit bisa mengakibatkan karies atau kerusakan gigi, terutama jika sudah ada gigi yang tumbuh terlebih dahulu.

Label: gigi, salep, gusi, biskuit. Dibaca: 4340 kali. Facebook Share: 14.Twitter Share: 18. Rating: ♥




Informasi Kesehatan Terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan


Tips Kesehatan
.Berat Badan Naik, padahal Sering Latihan? Jangan Khawatir!
.Yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Diet Detoks
.Banyak Orang Tak Sadar Dirinya Menderita Diabetes
Berita Keluarga
.Selain Telat Menstruasi, Ini 5 Sinyal Wanita Sedang Berbadan Dua
.Garam Tak Sebabkan Hipertensi?
.Profil Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek
Pola Hidup
.Radiasi Wi-Fi Bisa Mengganggu Kesehatan?
.Intip Perubahan Payudara Wanita Berdasarkan Fase Usia
.Apa yang Diinginkan Wanita? Uang, Seks, atau Teknologi
Anak dan Balita
.Awas, Minuman Energi Berbahaya bagi Anak
.Ini Tanda Orangtua Tak Dekat dengan Sang Buah Hati
.Studi: Antibiotik Berhubungan dengan Obesitas Anak
Berita Seks
.Si Kuning Pendongkrak Gairah Seks
.Jangan Keliru, Wanita Orgasme Berkat Rangsangan pada Klitoris
.Agar Tak Impotensi, Cukupi Vitamin D

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh