dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Arti dua angka pada hasil pemeriksaan tekanan darah? Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai "normal".

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Langkah Tepat Atasi Keracunan Makanan  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi Perlambat Pikun dengan Latihan Otak di twitter 1 jam lalu.
? < >
  
Anggota? 

Lupa password?

Langkah Tepat Atasi Keracunan Makanan
Label: keracunan, makanan. Dibaca: 4532 kali. Facebook Share: 15.Twitter Share: 18. Rating: ♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

SI kecil pernah muntah-muntah karena keracunan makanan? Duh, jangan sampai terjadi ya Moms! Pertolongan pertama sudah pasti harus dilakukan dengan tepat agar akibatnya tidak fatal. Lantas seperti apa gejala dan pertolongan patut dilakukan?


Gejala Keracunan

Pada anak-anak, gejala akan lebih cepat muncul karena kondisi tubuh lebih rentan. Berkisar dua jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi akan cepat terlihat. Gejalanya antara lain:


1. Kram perut

2. Demam

3. Muntah-muntah

4. Sering BAB, kadang bercampur darah, nanah atau lendir

5. Rasa lemas dan mengigil

6. Hilang nafsu makan


Gejala keracunan makanan bisa terlihat berkisar empat sampai 24 jam setelah si kecil terkontaminasi makanan beracun. Gejala ini bisa berlangsung tiga sampai empat hari. 


Tapi hati-hati! Gejala ini dapat berlangsung lebih lama lagi jika si kecil yang keracunan masih mengonsumsi secara tidak sengaja makanan yang terkontaminasi. 


Tindakan Pertama

- Periksa suhu tubuhnya, jika muntah-muntah dan sering BAB.

- Periksa tinjanya, apakah ada lendir atau darah.

- Baringkan si kecil, jangan beri makanan yang harus dikunyah.

- Segera beri pertolongan saat gejala dehidrasi berkembang seperti pusing, kebingungan, muntah-muntah dan BAB. Diare dan muntah adalah salah satu ancaman serius saat keracunan makanan. 

- Sebagai gantinya berikan oralit sedikit demi sedikit.

- Jika tidak tersedia oralit, berikan air yang dicampur dengan garam dan gula.

- Minum cairan setiap jam dan jika Anda tidak bisa menanganinya, segera ke dokter.

- Sebaiknya jangan menggunakan obat untuk menghentikan diare, karena ini adalah cara tubuh untuk menghilangkan toksin atau bakteri yang menyebabkan keracunan

- Hindari makanan berlemak dan susu untuk menghindari gejala yang semakin buruk.

- Tetap minum cairan untuk mencegah dehidrasi dan mengganti elektrolit seperti air kelapa, ini sangat membantu akibat banyak kehilangan cairan. 

- Hindari minuman mengandung kafein.

- Jika menolak minum cairan apapun, coba berikan melon sambil dihisap-hisap.


Kapan ke dokter?

# Jika si kecil masih muntah dan diare sedangkan asupan cairan tidak maksimal.

# Bila si kecil masih mau dan bisa minum, namun kondisinya belum menunjukan tanda-tanda yang mengarah lebih baik dalam waktu 12 jam. 

# Jika dokter tidak bisa segera menanganinya, segera bawa si kecil ke UGD rumah sakit terdekat. 


Teliti Pada Makanan Kaleng

Praktis! Itulah alasan utama yang sering terlontar untuk mengonsumsi makanan kaleng. Tapi tahukah Moms kalau makanan kaleng berisiko timbulkan keracunan yang disebabkan Clostridium botulinum. Bakteri ini sering terdapat pada makanan kaleng yang sudah rusak. 


Inilah kerusakan-kerusakan yang perlu diwaspadai pada makanan kaleng:


1. Flat Sour

Permukaan kaleng tetap datar dan tidak rusak sedikit pun, tapi isi di dalam kaleng sudah rusak dan berbau asam yang menusuk. Kerusakan ini disebabkan oleh aktivitas spora bakteri tahan panas yang tidak hancur selama proses sterilisasi. 


2. Flipper

Kaleng terlihat normal tanpa kerusakan, tapi bila salah satu ujung kaleng ditekan, maka ujung lainnya akan cembung.


3. Springer

Salah satu ujung kaleng tampak rata dan normal, sedangkan ujung lainnya tampak cembung permanen. Bila bagian yang cembung ini ditekan, maka bagian ujung yang masih rata akan tampak cembung. 


4. Swell

Kedua ujung kaleng sudah terlihat cembung akibat adanya bakteri pembentuk gas. Swell (cembung) dibedakan menjadi soft swell yang lunak dan masih bisa ditekan sedikit dengan jari, serta hard swell yang keras dan tidak bisa ditekan ke dalam.

Label: keracunan, makanan. Dibaca: 4532 kali. Facebook Share: 15.Twitter Share: 18. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Gabung milis DechaCare.com!
Bookmark: Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Share di Facebook Disclaimers
Beri rating:
Beri tahu teman


Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman):
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:

Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


RSS Feed Info Kesehatan
Tips Kesehatan
.Tips Mengatasi Pegal Linu Dengan Cara Alami
.Tips Mengatasi Batuk Berdahak
.Delapan Tip Miliki Kulit Cantik Alami
Berita Keluarga
.7 Penyebab Stres yang Tertinggi
.Pentingnya Berkumur Setelah Muntah pada Ibu Hamil
.Tanda-tanda Tubuh Kurang Gizi
Pola Hidup
.7 Efek Buruk Bila Kurang Tidur
.Pilih-Pilih Sepatu Pesta untuk Wanita
.10 Jenis Makanan Berkhasiat untuk Pria
Anak dan Balita
.4 Cara Stimulasi Bayi 6-9 Bulan
.Kurangi Gangguan Saat Gigi Anak Tumbuh
.Puting Payudara Rata Bikin Susah Menyusui?
Berita Seks
.Bila Aksi Seks Pasangan Tak Memuaskan
.Agar Nyaman Bercinta Pascapersalinan
.Tanda-tanda Jumlah Sperma Anda Normal

 
 
Copyright © 2012 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh