Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya sariawan ini disertai rasa sakit yang tinggi. Faktor penyebab sariawan misalnya, luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.
Nafsu makan anak-anak berkurang disebabkan oleh beberapa hal:
Kurangnya variasi makanan yang diolah. Hal ini bisa ditanggulangi dengan:
1. Mencoba dengan bahan yang sama tetapi dengan resep yang berbeda, misalnya jagung selain dibuat sop, bisa juga dimasak untuk dadar jagung, atau makanan selingan seperti kue jagung, jenang jagung dan lain sebagainya.
2. Menambah makanan selingan dengan bahan yang bergizi diantara makanan utama misalnya dari ketela pohon direbus kemudian dihaluskan,kemudian dikepal, di dalamnya diberi gula merah, dicelupkan dalam adukan 1 butir telor lalu digoreng, atau wortel (tambahkan daging bila ada) dicincang, tumis dengan bawang putih dan daun bawang, masukkan bihun yang sudah ditiriskan tambahkan kecap sedikit, gula dan garam secukupnya.
3. Tetap diusahakan agar anak selalu makan (makanan utama) 3 kali sehari agar nutrisi yang masuk dalam tubuh anak terjaga, perlu diberitahukan pada pembantu rumah tangga yang menyuapi si anak agar sabar dan telaten.
4. Menambah multivitamin yang sesuai dengan kondisi dan umur anak misalnya selain ASI ditambah dengan susu yang dibutuhkan tubuh si anak (bisa melalui konsultasi gizi dengan dokter si anak).
Masa peralihan pemberian makanan lunak ke padat (umur 2 tahun keatas). Hal ini bisa diatasi dengan ramuan:
1. Sesendok makan air jeruk nipis diberi gula secukupnya, diminum 2x sehari sesudah makan.
2. Sehelai daun pepaya segar dicuci lalu dilumatkan dengan sedikit garam dan diberi air matang sedikit demi sedikit kira-kira 1/4 gelas , peras airnya kemudian diminum sekaligus.
Sakit perut semacam sakit perut biasa, mencret/diare, cacingan, dll. CACINGAN: 250 g mentimun dan 500 g tahu di buat sop. Segenggam daun pare segar diseduh dengan 1/4 gelas air lalu disaring dan diberi 1 sendok teh madu kemudian diminum sebelum sarapan. 5 wortel yang sudah dikeringkan ditumbuk/parut sampai menjadi bubuk, seduh dengan air secukupnya, minum 2x sehari, 5 g setiap kali minum.
Bila cacingan kremi: 3 siung bawang putih dikupas, dicuci, kunyah sampai halus, telan dan minum air hangat, lakukan 1-2x sehari atau dengan resep : 1/4 kelapa hijau dan 1 wortel diparut, campur kedua bahan ini dengan bahan segelas air, peras dan saring, dan diminum malam hari sebelum tidur.
Bila cacingan gelang: 60 g jahe segar dicuci lalu dilumatkan dan diberi segelas air, lalu disaring dan diberi 1 sendok makan madu, dan diminum 3x sehari atau dengan resep : 2 sendok biji pepaya dilumatkan lalu diseduh dengan 1/2 gelas air panas, lalu ditambahkan 1 sendok makan madu dan diminum selagi hangat 1x sehari.
Anak saya 13 bln,susah banget makan.apakah perlu nutrisi tambahan/obat,supaya nafsu makan bertambah?mhon blsn
Oleh: Arif, tanggal: 2010-06-23 08:42:03
anak saya 1,8. timbangan di Posyandu mendekati grs kuning, bu bidan bilang mesti waspada. tapi ketika periksa ke bu dokter, beliau bilang "normal kok". ginama sih ngitung BB balita yang benar? amankah makanan dewasa dikonsumsi anak saya?
Oleh: evi, tanggal: 2010-06-06 02:24:46
anak saya berumur 16bln cwe.susah banget klo makan nasi,maunya mkn jajan trs.gmn cra mensiasati agar dia mau mkn nasi.trims
Oleh: NOVIYANTI, tanggal: 2010-05-20 20:02:14
mau tanya... Apakah tidak ada masalah jika anak nggak mau makan sayuran... menu utama maunya telur truz.. usianya 4 thn ...tks