dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala: kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala. Jenis penyakit ini termasuk dalam keluhan-keluhan penyakit yang sering diutarakan.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Perut Buncit Bikin Pikun?  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi di facebook -560 detik lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

Perut Buncit Bikin Pikun?
Label: perut, buncit, pikun, perut buncit. Dibaca: 8204 kali. Facebook Share: 25.Twitter Share: 18. Rating: ♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

ANDA yang masih kurang peduli dengan perut yang membuncit, hati-hatilah! Perut buncit tak hanya bikin jantungan dan stroke juga kencing manis, tetapi juga memunculkan penyakit Alzheimer, demensia (pikun). Demikian sebuah penelitian terbaru diungkap.

Menurut para peneliti, ini bukan soal berat, tetapi lebih pada lemak yang menumpuk di perut bagian dalam. Meski begitu, demensia juga bisa menimpa mereka yang langsing. "Sekarang kita bisa menambahkan bahwa kegemukan juga berpotensi menimbulkan demensia," jelas Rachel Whitmer yang melaporkan penelitiannya dalam Jurnal Neurologi.

Penelitian ini melibatkan sekitar 6.583 pria dan wanita usia antara 40 hingga 45 saat mereka melakukan cek kesehatan antara tahun 1964 dan 1973. Sebagai bagian dari tes, perut mereka pun diukur dengan menggunakan jangka lengkung untuk menentukan jarak antara perut bagian belakang dan permukaan. Dalam penelitian ini, jarak sekitar 10 inci dianggap risiko tinggi.

Para peneliti ini kemudian mencek rekam medis para partisipan ini untuk melihat perkembangan Alzheimer atau penyakit demensia lain yang mungkin muncul 36 tahun ke depan. Pada saat itu, para partisipan telah berusia 73 atau 78. Ada sekitar 1.049 yang berpotensi untuk itu.

Dibanding dengan mereka yang dalam penelitian ini memiliki berat normal dan ukuran perut kecil :

- Partisipan dengan berat badan normal, tetapi perutnya membuncit , 89 persen lebih berisiko menderita demensia (pikun).

- Mereka yang kegemukan, 82 persen lebih berisiko dibanding mereka yang perutnya kecil, tetapi dua kali lebih berisiko jika perutnya membuncit.

- Orang gemuk 81 persen lebih berisiko jika perutnya kecil, tetapi tiga kali lebih berisiko jika membuncit.

Whitmer mengatakan bahwa tidak ada cara persis untuk menerjemahkan ukuran perut yang membuncit menjadi ukuran lingkar pinggang. Namun kebanyakan orang bisa merasakan apakah perutnya membuncit. Dan jika mereka mengalami hal ini, segeralah menghilangkan hal ini. Jelas Whitmer.

Dr. Jose Luchsinger dari Columbia University Medical Center di New York yang meneliti hubungan antara kegemukan dan penyakit Alzheimer tetapi tidak terlibat dalam penelitian ini masih belum yakin apakah lemak dalam perut ini memang dapat memicu demensia.

Tetapi hasil penelitian ini "sangat masuk akal" dan "saya tidak terkejut," jelasnya. Tingginya kadar insulin mungkin bisa menjelaskan hubungannya, jelasnya. Dr. Samuel Gandy, Ketua Dewan Penasihat Medis dan Ilmiah Asosiasi Alzheimer mengatakan, hasil penelitian ini cocok dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan karakteristik orang yang hidup di abad pertengahan cenderung mudah kena demensia di akhir hidupnya.

Dan ini merupakan contoh lain bagaimana karakter terkait dengan risiko sakit jantung yang akhirnya juga berkait dengan demensia, jelasnya.

[kompas.com]

Label: perut, buncit, pikun, perut buncit. Dibaca: 8204 kali. Facebook Share: 25.Twitter Share: 18. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan
Tips Kesehatan
.5 Kebiasaan yang Bikin Panjang Umur
.Vitamin E Menyehatkan Jantung
.7 Tanda Mengantuk dan Perlu Hindari Mengemudi
Berita Keluarga
.Gas Perut, Normal atau Tanda Penyakit?
.Agar Ibu Hamil Tetap Bugar di Kantor
.Kiat Menjalani Hamil Kembar dengan Aman
Pola Hidup
.7 Kebiasan Pria yang Buruk Bagi Kesehatan
.Pola Makan Tak Sehat Bikin Bad Mood Makin Tak Keruan
.Membaca di Perangkat Elektronik Merusak Mata?
Anak dan Balita
.Alergi pada Bayi Bisa Dicegah
.Waspadai 5 Kecelakaan Saat Balita Belajar Jalan
.4 Hal yang Tidak Boleh Anda Katakan Pada Anak
Berita Seks
.5 Hal Wanita Harap Pria Tahu
.5 Posisi Seks Impian Wanita, Pria Wajib Tahu
.Kurang Tidur Bikin Testis Menciut

 
 
Copyright © 2013 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh