dechacare.com dechacare.com

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Puting Payudara Rata Bikin Susah Menyusui?  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi Tips Memuaskan Wanita di Atas Ranjang di facebook 1 jam lalu.
? < >
  
Anggota? 

Lupa password?

Puting Payudara Rata Bikin Susah Menyusui?
Label: payudara, menyusui, ASI. Dibaca: 2359 kali. Facebook Share: 11.Twitter Share: 6. Rating: ♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

Memberikan ASI eksklusif adalah keputusan terbaik yang dapat diberikan seorang ibu kepada bayinya. Tetapi bila puting payudara Anda rata atau terbalik ke dalam (inverted nipples), apakah Anda juga bisa menyusui dengan normal?

Yup, semua perempuan bisa menyusui meskipun puting payudaranya rata atau terbalik, demikian menurut Dr William Sears, Associate Clinical Professor of Pediatrics di School of Medicine, University of California, Irvine. Sebab, bayi menyusu pada areola, bukan pada puting payudara. Ketika bayi mulai menempelkan mulutnya pada areola dan mulai menghisap, hal itu akan menarik puting Anda keluar. Bahkan, ia bisa membuat puting "mekar" dalam ukuran yang tepat sehingga mampu menghisap lebih banyak.

Bayi yang baru lahir yang mampu menempel dan menghisap ASI dengan baik akan menjadi solusi terbaik bagi puting payudara yang terbalik. Paling mudah jika bayi belajar menyusu pada hari pertama atau keduanya setelah lahir, sebelum ASI Anda keluar. Pembengkakan cenderung membuat puting yang rata makin rata, yang membuat bayi lebih sulit belajar menghisap. Kalau sudah begini, luangkan waktu lebih banyak bersama bayi sejak awal, agar Anda punya banyak waktu untuk berlatih menyusui.

Namun jika Anda masih mengalami kesulitan menyusui bayi karena kondisi puting payudara Anda, silakan mencoba trik-trik berikut:

1. Perhatikan bagaimana bayi memperlakukan payudara. Bayi seharusnya menggenggam payudara dengan mulut yang terbuka lebar.

2. "Buat" puting untuk membuat lebih banyak jaringan payudara yang masuk ke dalam mulut bayi. Pegang payudara pada areola, dengan jari-jari pada bagian bawah dan ibu jari pada bagian atas. Tekan dengan ibu jari dan jari-jari, dan pada saat yang sama mendorongnya kembali ke arah dada. Hal ini akan memanjangkan dan menyempitkan areola, sehingga membuat bayi lebih mudah menyusu.

3. Gunakan pompa ASI untuk menarik keluar puting payudara sebelum menyusui. Pompa ASI elektrik berkualitas baik bisa Anda dapatkan di rumah sakit, dan akan menarik keluar puting Anda tanpa merusaknya.

4. Coba kenakan breast shells, semacam mangkuk plastik transparan yang didesain untuk puting yang rata atau terbalik di sela-sela menyusui atau 30 menit sebelum menyusui. Breast shells memiliki dua bagian: bagian belakang dengan lubang yang memungkinkan puting untuk menonjol keluar, dan kubah bundar yang akan dipasang di bagian dalam bra. Tekanan pada shell dari bra akan melawan areola, yang secara bertahap meregangkan perlekatan dan membuat puting menonjol.

5. Jika bayi masih terus kesulitan untuk menyusu, coba gunakan nipple shield, atau pelindung puting yang dikenakan di sekeliling areola dan puting saat menyusui. Berkonsultasilah dengan konsultan laktasi sebelum menggunakan alat ini, agar ia dapat memberikan petunjuk penggunaannya tanpa memengaruhi produksi ASI. Bila Anda tidak tahu cara penggunaannya, nipple shield memang bisa mengurangi produksi ASI.

Label: payudara, menyusui, ASI. Dibaca: 2359 kali. Facebook Share: 11.Twitter Share: 6. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Gabung milis DechaCare.com!
Bookmark: Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Share di Facebook Disclaimers
Beri rating:
Beri tahu teman


Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman):
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:

Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


RSS Feed Info Kesehatan
Tips Kesehatan
.Empat Alasan Harus Makan Pagi
.Enam Makanan Memicu Sembelit
.Bebaskan Depresi dengan Olahraga Jalan Kaki
Berita Keluarga
.Sarapan Telur Bisa Menunda Lapar
.Olahraga Saat Hamil Permudah Proses Persalinan
.Cara Aman Bepergian ke Daerah Endemis Malaria
Pola Hidup
.Rutin Sarapan, Diabetes Menjauh
.Tidur 9 Jam Bikin Berat Badan Turun
.Minyak dalam Alpukat Cegah Penuaan
Anak dan Balita
.Waspadai Efek Samping Penggunaan Dot
.Delapan Alasan Kenapa Harus Bikin Sendiri Makanan Bayi
.5 Penyebab Dehidrasi pada Bayi
Berita Seks
.Kenapa Pria Malas Berhubungan Seks Saat Istri Hamil?
.7 Rahasia Seks Yang Wajib Diketahui Pria
.Pelukan Hangat, Siasat Ampuh Tingkatkan Gelora Bercinta

 
 
Copyright © 2012 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh