dechacare.com dechacare.com
Segenap Managemen dan Karyawan
DechaCare.com mengucapkan
Selamat Idul Fitri 2014

SHORTCUTS!!
 •  Informasi Seks
 •  Kirim Informasi
 •  Index Informasi
 •  Kalender Kesehatan
 •  Forum Kesehatan
 •  Humor Kesehatan
 •  Kirim Humor
 •  Daftarkan Link
 •  FAQ
• 

Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik.

  Anda berada di: Beranda - Informasi Kesehatan - Tips Mengatasi Demam pada Si Kecil  
 
Aktivitas Pengunjung:
Pembaca men-share informasi obat ERLAMYCETIN Salep Mata di facebook 1 jam lalu.
? < >
   
Anggota? 

Lupa password?

Tips Mengatasi Demam pada Si Kecil
Label: demam, anak. Dibaca: 33596 kali. Facebook Share: 45.Twitter Share: 32. Rating: ♥
Anggota DechaCare.com
Daftar sekarang (GRATIS)
Daftarkan email Anda, selanjutnya DechaCare.com akan mengirim informasi pilihan Anda ke email Anda. Informasi selengkapnya...

Terbaru: DechaCare.com API
Akse ke DechaCare.com API bagi developer website informasi kesehatan.
Dokumentasi DechaCare.com API selengkapnya.

Demam adalah peningkatan suhu tubuh melebihi normal. Temperatur normal tubuh berkisar antara 36-38 derajat celcius. Anak Anda mengalami demam apabila dengan pengukuran suhu temperatur :

• Termometer pada rektum atau anus melebihi 38 derajat celcius

• Termometer pada mulut melebihi 37,5 derajat celcius

• Termometer pada ketiak melebihi 37 derajat celcius


Apa Penyebab Demam?

Demam terjadi ketika "termostat" dalam tubuh meningkatkan temperatur tubuh di atas batas normal. Termostat ini berada di salah satu bagian otak yang disebut dengan hipotalamus. Hipotalamus akan mengatur temperatur tubuh yang sesuai dan akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk menjaga temperatur normal. 


Terkadang hipotalamus akan "mengatur" temperatur tubuh menjadi lebih tinggi sebagai respon terhadap infeksi, penyakit, dan penyebab lainya. Para peneliti mengemukakan bahwa peningkatan temperatur tubuh merupakan cara tubuh untuk melawan kuman yang menyebabkan infeksi dan membuat tubuh sebagai tempat yang tidak nyaman bagi kuman tersebut. 


Demam merupakan suatu gejala dan bukanlah penyakit. Demam dapat disebabkan karena infeksi, kondisi yang terlalu panas, imunisasi, dan penyebab lainnya.


Bagaimana mengukur suhu pada anak?

Mengukur suhu dengan menggunakan tangan pada dahi, pipi, atau perut anak bukanlah cara yang baik untuk mengukur demam. Anda sebaiknya mengukur peningkatan suhu pada anak menggunakan termometer untuk meyakinkan bahwa anak Anda terkena demam. Jenis termometer di antaranya adalah termometer raksa, termometer digital, dan termometer timpanik yang diletakkan pada telinga. Cara pengukuran termometer raksa di antaranya adalah :

• Untuk bayi dan balita:

Pengukuran terbaik menggunakan termometer yang diletakkan pada ketiak. Taruh ujung termometer pada pertengahan ketiak, pegang dengan satu tangan dan gunakan tangan yang lain untuk menahan lengan bayi agar tidak terbuka. Tahan termometer selama tiga hingga empat menit

• Usia lima tahun keatas:

Pengukuran terbaik adalah dengan menggunakan termometer yang diletakkan pada mulut. Apabila anak baru makan sesuatu yang dingin atau panas, tunggu 10 menit baru mengukur suhu. Baringkan anak Anda, taruh termometer di bawah lidahnya, beritahukan kepada anak Anda untuk menutup mulutnya namun jangan menggigit. Tahan termometer selama dua hingga tiga menit


Apakah anak sebaiknya dimandikan apabila demam?

Memandikan dengan menggunakan busa atau lap basah merupakan salah satu cara yang baik untuk menurunkan demam apabila anak muntah atau tidak dapat meminum obat penurun demam. Terkadang, mandi dan minum obat penurun demam dapat menurunkan demam dan membuat anak merasa lebih nyaman. Gunakan air hangat dan lap anak Anda dengan busa khusus atau lap mandi.


Bagaimana cara menangani demam pada anak ?

Tanpa obat :

• Bila anak Anda tetap makan, minum, dan bermain seperti biasa, kemungkinan dia tidak membutuhkan obat penurun panas.

• Pakaikan baju yang tipis atau pakaikan hanya pakaian dalam sehingga anak akan melepaskan panas lewat kulitnya.

• Kompres anak dengan menggunakan air hangat pada dahi, leher, ketiak, dada. Jangan biarkan kompres mengering di badan anak, angkat kompres ketika setengah kering, celup kembali di air hangat, peras, letakkan di badan anak.

• Jangan menggunakan alkohol sebagai kompres anak. Alkohol dapat menyebabkan kehilangan panas terlalu cepat sehingga menyebabkan intoksikasi atau keracunan alkohol.

• Tutupi anak dengan selimut tipis apabila anak kedinginan atau menggigil.

• Istirahatkan anak Anda karena aktivitas dapat meningkatkan demam.

• Berikan anak cairan ekstra berupa air, jus, atau susu. Apabila anak tidak mau minum, berikan anak cairan apapun yang dia inginkan.


Dengan obat :

• Obat dapat membantu anak untuk merasa lebih baik namun tidak menghentikan demam.

• Berikan Parasetamol setiap empat jam sekali atau enam kali sehari.

• Bacalah labelnya dan ikuti petunjuk yang ada sesuai dengan umur dan berat badan anak.

• Diskusikan dengan dokter sebelum memberikan Ibuprofen.

• Jangan berikan Aspirin pada anak di bawah 16 tahun karena dapat menyebabkan penyakit yang serius seperti Sindrom Reye’s yang dapat mengakibatkan kerusakan otak dan hati.


Kapan sebaiknya ke dokter?

• Hubungi dokter apabila bayi Anda demam dengan temperatur rektal lebih tinggi dari 38 derajat celcius, dan berusia di bawah tiga bulan

• Hubungi dokter apabila temperatur anak pada usia tiga bulan hingga tiga tahun mencapai suhu 39 derajat celcius atau lebih.

• Hubungi dokter apabila anak demam dan hilang nafsu makan, sakit kepala, muntah atau nyeri perut, menangis melebihi biasa, mengalami nyeri pada tenggorokan, sulit bernapas, nyeri pada telinga, dan nyeri ketika berkemih


Demam biasa tidak akan berlangsung lebih dari tiga hari. Hubungi dokter bila temperatur anak tidak turun setelah tiga hari dan telah dilakukan semua tindakan di atas.

Label: demam, anak. Dibaca: 33596 kali. Facebook Share: 45.Twitter Share: 32. Rating: ♥

Informasi Kesehatan terkait:

Share di Facebook Kirim ke Teman
  Google Digg Furl del.icio.us Reddit YahooMyWeb Simpy blogmarks Smarking
Disclaimers
Beri rating:

Kirim Informasi Kesehatan Ke Teman
Apakah Anda ingin berbagi Informasi Kesehatan ini dengan teman Anda?
Silakan tulis pesan Anda pada kolom berikut ini (gunakan tanda koma [,] untuk mengirim ke lebih dari satu teman pada bagian Nama dan Email teman).
Nama Anda:
Email Anda:
Nama Teman:
Email Teman:

Tuliskan pesan Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

Belum ada komentar. Posting komentar Anda.


Berikan Komentar
Apa komentar Anda terhadap Informasi Kesehatan ini?
Di sini Anda dapat membagi komentar Anda dengan pembaca yang lain, pengalaman atau tanggapan Anda terhadap Informasi Kesehatan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama pembaca yang lain.
Nama:
Email:

Tulis komentar Anda pada kolom berikut:
Kode:
Tulis Kode:

RSS Feed Info Kesehatan
Tips Kesehatan
.Tetap Sehat Berpuasa Selama Mudik
.Ternyata, Soda Lebih Tak Sehat dari yang Diduga
.Begini Cara Tak Biasa Atasi Kepedasan
Berita Keluarga
.Mengenal Makanan Sehat yang Lagi Tren
.Bercinta Tiap Hari, Kunci Cepat Punya Anak?
.Mengapa Tulang Wanita Lebih Mudah Keropos?
Pola Hidup
.Jika Keringat Berlebih Mengganggu Aktivitas
.Air Kelapa Bantu Atasi Disfungsi Ereksi?
.Atasi Kelelahan, Kenali Dulu Penyebabnya
Anak dan Balita
.Inilah Penyebab Anak Kurang Darah
.Mendeteksi Gangguan Tumbuh Kembang Lewat Bermain
.Makanan Pokok untuk Menyapih Anak Dua Tahun
Berita Seks
.Benarkah Tiram Tingkatkan Gairah Seksual?
.Inikah Kondom Masa Depan?
.Menghadapi Perbedaan Gairah Seksual Pasangan

 
 
Copyright © 2014 www.DechaCare.com. All rights reserved.  
Aktivitasku...
Aktivitasku...
  • Refresh