Tips Mengatasi Panas Dalam

Tips 4 64.694

Makan pagi besar dihari minggu? Beberapa cangkir kopi dengan telur dadar berlapis daging dan keju, lalu siangnya berleha-leha di atas sofa yang empuk. Tak satupun yang bisa menggagalkan rencana menggiurkan ini, bukan?
Tak satupun, kecuali sensasi seperti terbakar di dalam dada. Gangguan ini paling sering kita alami. Inilah yang disebut dengan panas dalam. Sebenarnya, istilah medisnya adalah misnomer, karena panas dalam menyerang esofagus bagian bawah, yang kemudian menyebabkan rasa sakit. Asam disgestif tidak sampai menyerang perut karena perut memiliki semacam membran protetif yang melindunginya, tapi esofogus tidak memilikimembran semacam ini. Itulah sebabnya Anda merasa sakit (panas).

Pemicu panas-dalam yang paling umum adalah :

  • Mengkonsumsi daging terlalu banyak..

  • Makan terlalu cepat.

  • Coklat, bawang merah dan bawang putih atau pepermint.

  • Merokok setelah makan.

  • Kopi (kopi biasa atau non kafein).

  • Minuman beralkohol.

  • Hiatal hernia, prostrusi perut bagian atas melalui diafragma, satu kondisi yang dialami oleh satu dari setiap orang yang berusia di atas 60 tahun. Kerusakan ini memungkinkan asam perut menyembur kembali masuk ke dalam esofagus.

Pengobatannya menyaratkan penghindaran faktor-faktor pemicu panas dalam sebayak mungkin, plus berikut ini :

  1. Duduklah dan berdiri dengan tegak atau berjalan-jalan kapanpun bila memungkinkan. Menekuk badan atau berbaring akan mempernudah sekresi gastik bergerak ke atas menuju esofagus.

  2. Jika panas dalam menggangu Anda ketika tidur, tambahkan bantal sehingga kepala terangkat lebih tinggi.

  3. Jaga berat badan Anda. Mereka yang tubuhnya terlalu gemuk (atau pada wanita yang sedang hamil), perut bagian atas mendesak ke atas melewati diafragma.

  4. Kurangi konsumsi daging.

  5. Jangan makan kira-kira 2 sampai 3 jam menjelang tidur.

  6. Untuk melindungi perut Anda dalam menetralisir asam, minumlah 1 sampai 2 sendok teh cairan antasid anti-serap seperti magnesium hidroksida setiap 1 sampai 2 jam.( catatan : mereka yang memiliki penyakit jantung, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memakan antasid. Karena berbagai antasid memiliki kandungan sodiumnya cukup tinggi dan tidak boleh dipakai pada diet ketat).

  7. Minumlah segelas susu; cara ini mungkin membantu lebih jauh. Susu bertindak sebagai zat protektif, tapi daya efektif susu tidak seefektif dibanding antasid.

Tag:

Info Kesehatan Terkait

4 Komentar

  1. Wawan Oct 10, 2014 05:31:36
    Bermanfaat: 0 / Tidak bermanfaat: 0

    (y)

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  2. rohani Dec 2, 2012 00:04:27
    Bermanfaat: 5 / Tidak bermanfaat: 0

    sy sering kali mengalami gangg panas dlm dan gejala sama persis seperti yg di jelaskan dlm artikel ini,terimakasih ya infonya

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  3. astri muncunk Aug 3, 2012 08:34:34
    Bermanfaat: 8 / Tidak bermanfaat: 0

    mengapa panas dalam tidak pernah berhenti????
    apakah faktor beban fikiran pemicu panas dalam???



    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?
  4. putri mayank sari Jun 29, 2012 04:43:38
    Bermanfaat: 6 / Tidak bermanfaat: 1

    huuuf manggg menyakitkann radang tenggorokannn.....
    serba salahhhh....
    apa lagii kalo minummm.........

    Apakah komentar ini bermanfaat bagi Anda?

Beri Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *



Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut. DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi yang disajikan.

Berlangganan Informasi

Dapatkan informasi kesehatan dan informasi obat terupdate dengan mendaftarkan email Anda.


Copyright © 2015 DechaCare.com. Design website oleh adiacipta.com

Back to Top